by

PDIP Desak PT. Karzles Bayar Gaji Karyawan

Ambon, BKA- Fraksi PDI-Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mendesak PT. Kalrez, untuk segera membayar gaji karyawan.

Desakan itu disampaikan Sekretaris Fraksi PDI-Perjuangan DPRD SBT, Abdul Aziz Keliandan, sebab sudah hampir dua bulan, karyawan perusahaan itu belum diberi gaji.

Keluhan itu, ungkap Keliandan, disampaikan karyawan ke DPRD. Padahal sesuai perjanjian kerja, pihak perusahaan akan melakukan pembayaran gaji setiap tanggal 28 bulan berjalan.

“Fraksi PDI-Perjuangan mendesak agar PT. Kalrez segera membayar gaji karyawan. Karena mereka bekerja di perusahaan itu mulai dari jam 07:00 pagi, sampai pulangnya jam 05:00 sore, tanpa mereka melakukan aktivitas lain,” kata Keliandan, Selasa (1/12).

Pembayaran gaji itu, ungkapnya, sangat penting bagi keberlangsungngan hidup 64 karyawan perusahaan itu, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun untuk biaya sekolah anak-anak mereka.

“Untuk itu, dalam jangka hitung hari, PT. Karles segera membayar gaji mereka. Secepatnya. Apalagi sekarang Pandemi Covid-19,” tutur Keliandan.

Mantan Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajaran Mahasiswa Bula (IPPMB) ini juga mendesak Penjabat Sementara (Pjs) Bupati SBT, diakhir masa tugasnya ini, bisa memanggil semua perusahaan yang beroperasi di SBT untuk dievaluasi. “Lebih khususnya PT. Karles. Karena gaji karyawan tidak terbayar berulang kali,” kata Keliandan.

Dirinya juga meminta Pjs Bupati memanggil Kepala Dinas Nakertrans dan pihak perusahaan, untuk menyelesaikan gaji karyawan.

Selain itu, dia mengingatkan, pihak SKK Migas untuk jelih melihat persoalan yang terjadi d PT. Karles. ‚ÄúSelaku anggota DPRD dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, saya minta agar Dinas Nakertrans harus punya tanggung jawab terhadap masalah ini,” ucapnya.

Apabila, dalam mingguan ini tidak direspon secara baik keluahan karyawan dan suara wakil rakyat, maka Fraksi PDI-Perjuangan akan melayangkan surat ke pimpinan DPD PDIP Provinsi Maluku, untuk ditindaklanjuti sampai ke SKK Migas. “Fraksi kami akan serius mengawal permasalahan ini sampai tuntas,” tutup Keliandan.
(BKA-2)

Comment