by

Pedagang Disarankan Berjualan Tidak Berlebihan

AMBON-BKA, Seluruh pelaku usaha yang beroperasi di tengah penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), disarankan tidak berjualan dengan barang dagangan yang berlebihan. Karena dapat menimbulkan ketidakpedulian terhadap segala aturan dalam PPKM, diantaranya waktu operasional.

“Akibat kalau barang jualan lebih, maka akan beroperasi lewat batas waktu yang ditentukan selama PPKM. Maka itu disarankan agar barang jualan jangan berlebihan,” pesan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Anthony Gustav Latuheru, kepada awak media, Sabtu (24/7).

Dia mengaku, jika barang dagangan disediakan terlalu banyak di tengah penerapan PPKM, maka pedagang bisa kecewa ketika dagangan tersebut tidak lalu. Sehingga bisa menimbulkan rasa kecewa lantaran mengalami kerugian.

“Jadi kalau berjualan malam pertama barang jualan tidak habis, besoknya jangan berjualan sebanyak itu. Jangan berlebihan, nanti tertinggal,” sebutnya.

Dirinya juga meminta agar pelaku usaha bisa berpikir lebih jenius dalam berbisnis di tengah pandemi Covid-19, yang masih mewabah di Kota Ambon. “Misalnya pelaku usaha tahu malam ini banyak belanja, malam ini ada event pasti banyak belanja. Harus sediakan barang jualan sebanyak mungkin,” terangnya.

Disinggung terkait berapa banyak pelanggaran yang dibuat pelaku usaha selama PPKM berlangsung, Latuheru juga mengaku, tidak terlalu banyak.

“Meski ada beberapa yang masih belum taat aturan, tapi kita terus memberikan himbauan kepada mereka. Agar tidak lagi melanggar aturan yang diterapkan,” jelasnya.

Menurut dia, apabila terus berikan himbauan dengan cara persuasif, pelaku usaha akan cepat paham. Dengan begitu, mereka bisa sadar dengan sendirinya tentang aturan.

“Himbauan ini, untuk membangun kesadaran warga tentang aturan. Karena biasanya kalau kita ada mereka taat, tapi kita pergi mereka laksanakan aktivitas,” tutupnya. (IAN)

Comment