by

Pegawai SPBU di Jeneponto Larang Wartawan Meliput dan Menantang Duel

JENEPONTO, INIKATA.com – Muh Haris Lolo, seorang wartawan mendapat perlakuan tak sopan dari pegawai SPBU di Jalan Poros Jeneponto-Bantaeng (Pammengkang Bulo-bulo) Desa Kalumpangloe, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Rabu (2/12/2020).
Awalnya, ia berniat mengisi BBM jenis premium ditempat tersebut. Namun, SPBU tidak menyediakan Premium untuk kendaraan roda dua. Penasaran dengan hal tersebut, ia pun berniat menanyakan alasan kebijakan tersebut.

“Saya datang kesana mengisi bahan bakar Premium, spontan pegawai SPBU: ‘kenapako tidak kusuka kalau ambilko foto disini, kau liatji itu janganko foto-foto, tidak ada pengisian Premium untuk roda dua atau motor,” kata Muh Haris menirukan nada keras oknum pegawai SPBU.

“Kata salah satu Pegawai SPBU: ‘kenapako mauko foto-foto, kutaujako pergimako dengan nada yang keras” ucap Muh Haris menirukan salah satu pegawai SPBU Pertamina yang diketahui bernama Daeng Tawang.

Ironisnya lagi, selain dilarang meliput, pegawai SPBU itu malah menantang berkelahi sang pewarta dari media online tersebut.

Atas kejadian ini, Wartawan Muh Haris Lolo sangat kecewa karena tidak diperbolehkan mengisi bahan bakar jenis premium dan masuk untuk meliput mempertanyakan kenapa SPBU Pertamina dilarang kendaraan roda dua mengisi bensin atau premium.

Sampai berita ini diturunkan, pihak SPBU belum dapat memberikan tanggapan terkait kasus ini. (Kahar)

Comment