by

Pelaku Usaha Dihimbau Prioritaskan Prokes.

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, menghimbau kepada aktivitas pelaku usaha untuk tetap prioritaskan protokol kesehatan (Prokes) agar dapat mencegah penularan Covid-19.

Pasalnya, Kota Ambon yang sebelumnya zona merah (tinggi) dan turun ke zona orange (sedang), kini kembali ke zona merah penyebaran Covid-19 pada 7 Agustus 2020.

Namun, jika dengan mengedepankan prokes, hal tersebut juga bisa membantu pemerintah untuk memutuskan mata rantai wabah yang kian kembali memprihatinkan di Kota Ambon.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Pieter Jan Leuwol mengatakan, sebelum Peraturan Walikota (Perwali) tentang PSBB, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah kepada para pelaku usaha yang beroperasi di Kota Ambon.

Contoh salah satunya, akuinya, yakni pelaku usaha yang beroperasi di Pasar Mardika Kota Ambon, diberikan kartu ganjil genap guna menentukan waktu beroperasi ditengah pandemi Covid-19.

“Dari Disperindag sendiri sudah melakukan langkah-langkah tertib awal. Jadi sebelum PSBB itu kita sudah, untuk pasar itu kita suruh pakai masker. Kita sudah bagikan kartu ganjil genap,” tutur Pieter, ketika dihubungi koran ini, Senin (10/8).

Ia menjelaskan, ditengah wabah Covid-19 ini, Disperindag tidak terlalu banyak berperan untuk mengawasi aktivitas pelaku usaha. Karena, ada tim Gugus Tugas Covid-19 yang bidangnya mengawasi dan berikan tindakan kepada orang yang terkesan melanggar aturan.

“Kalau kita bicara konteks PSBB inikan, Disperindag tidak terlalu peranan. Itukan ada gugus tugas, lalu didalam itu ada dia punya bidang. Bidang itu, dia punya tugas untuk mengawasi dan menindak, ” ujarnya.

Untuk itu, Dirinya hanya bisa menghimbau kepada pelaku usaha di Kota Ambon, agar selama menjalankan aktivitas untuk tetap terapkan Prokes guna mencegah penularan Covid-19.

“Pedagang maupun pengusaha yang pastinya harus menerapkan prokes. Pedagang harus pakai, para pelaku usaha di toko itu harus menentukan di punya karyawan, pertama itu kan karyawan harus pakai masker, disiapkan tempat cuci tangan dan harus mengatur jarak antrian di kasir, ” pungkasnya (BKA-1)

Comment