by

Pelanggar Prokes di Namlea Diberi Tiga Sanksi

Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, gencar melakukan Operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Terutama dilakukan di Kota Namlea.

Dalam operasi tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buru, bersama jajarannya dan perwakilan TNI dan Polri, melakukan razia dibeberapa titik keramaian dan jalan protokol Kota Namlea.

Kali ini, operasi yustisi rutin tersebut dipusatkan di Bundaran RH Jalan Baru Nametek, Kota Namlea, Kamis (8/7).

Berdasarkan pantauan BeritaKota Ambon, masih banyak warga yang kedapatan tidak menggunakan masker, saat bepergian dengan kendaraan.

Koordinator Operasi Yustisi, Kepala Bidang Linmas Satpol PP Kabupaten Buru, Idha Merdeka Putri, mengatakan, operasi yustisi tersebut sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 27 tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan di Kabupaten Buru.

Menurut dia, razia tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penularan Covid-19.

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan, ada beberapa sanksi yang diterapkan. Yakni, sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat.

“Kami akan memberikan tiga sanksi sosial bagi pelanggar protokol kesehatan. Sanksi ringan itu berupa teguran secara lisan, sementara sanksi sedang dilakukan bakti sosial, dan sanksi beratnya diberikan denda,” terangnya.

Namun hingga saat ini, ungkapnya, sanksi berat belum diterapkan di ibu kota kabupaten penghasil minyak kayu putih itu. “Tapi untuk sekarang, kita belum menerapkan sangsi berat atau denda,” jelasnya.

Operasi yustisi tersebut, tambahnya, akan digelar seterusnya, hingga Kabupaten Buru aman dari pandemi Covid-19.

“Operasi ini kita lakukan sampai betul-betul, pandemi Covid-19 ini sudah aman. Jadi kami meminta masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-harinya,” pungkasnya. (MSR)

Comment