by

Pelantikan dan Raker JMSI Maluku, Mahmud: JMS Ingin Seluruh Perusahaan Media Jadi Profesional

Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Daerah Maluku periode 2020-2025, menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Tahun 2021 di Pantai Natsepa, Minggu (4/7).

Rakerda tersebut dibuka oleh Sekjen JMSI Pusat, Mahmud Marhaba, diikuti oleh 16 pengurus yang merupakan pimpinan media di Maluku.

Sebelumnya, dilakukan pelantikan terhadap 16 pengurus tersebut, yang digelar di dilantik di Lantai 2 Hotel Pasifik, Kota Ambon, Sabtu (3/7).

Pelantikan itu dilakukan berdasarkan SK Pengurus JMSI Nomor 002, SK /PP/JMSI/SS/2021, tentang pengangkatan pengurus daerah JMSI Maluku.

Sesuai SK tersebut, JMSI Maluku dalam lima tahun ke depan, dipimpin oleh Dino Umahuk sebagai ketua, Wakil Ketua Melki Soplanit, dan Ongki Anakoda sebagai sekretaris.

Sekjen JMSI Pusat, Mahmud Marhaba, mengungkapkan, JMSI Maluku merupakan pengurus ke sembilan yang dilantik di Indonesia. “Ada 29 pengurus secara nasional. Yang baru dilantik baru sembilan, masih ada 20 lagi menunggu untuk dikukuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, JMSI bertujuan ingin membuat seluruh perusahaan media menjadi profesional, yang berbadan hukum jelas. “Sehingga tidak ada lagi yang namanya media abal-abal,” ujarnya.

Sesuai ketentuan Dewan Pers, terang Mahmud, ada tiga badan hukum perusahaan pers, yakni, PT, Yayasan dan Koperasi. “Target kita, semua media yang masuk JMSI harus berbadan hukum jelas,” terangnya.

Untuk itu, katanya, 16 perusahaan media yang tergabung dalam JMSI Maluku, harus berbadan hukum PT. “Ini sesuai dengan pasal (3) tentang perusahaan pers. Sehingga tidak ada lagi gabung dengan pengadaan dan konstruksi. Ini supaya benar-benar profesional,” tandasnya.

Ditempat yang sama, ketua JMSI Maluku, Dino Umahuk, mengatakan, dirinya mengajak seluruh media yang tergabung, untuk menyelesaikan berbagai persoalan tentang media siber di Maluku.

Misalnya, lanjut Dino, media siber sering dijadikan sebagai ruang konsolidasi demokrasi.

“Banyak pencitraan dari elit politik yang dilakukan menggunakan media siber. Bahkan media siber juga digunakan sebagai alat perang, untuk agitasi, mobilisasi dan agitasi,” ungkapnya.

Dia berharap, kehadiran JMSI Maluku dapat menyelesaikan berbagai masalah dan tantangan tersebut. Sehingga penggunaan media siber, dapat berdampak positif.

“Untuk itu, dengan kehadiran JMSI Maluku, diharapkan bisa mengembangkan kerangka pikir masyarakat digital, karena media siber merupakan arena strategis untuk belajar dan merealisasikan prinsip demokrasi, terutama saling menghargai,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelantikan tersebut dihadiri oleh Pengurus Pusat JMSI Jayanto A, Asisten dua Pemkot Ambon, perwakilan Lantamal IX Ambon, Kodam XVI Pattimura, Korem 151 Binaiya, Kodim 1504 Ambon, Dinas Pariwisata Maluku, Ketua IJTI, dan perwakilan AJI Ambon. (*)

Comment