by

Pelni Batasi Jumlah Penumpang

Kepala operasi PT Pelni Cabang Ambon, Muhammad Assagaf, mengungkapkan, saat ini PT Pelni mengurangi jumlah penumpang.

Pengurangan jumlah penumpang itu hingga 50 persen, dari kapasitas muat kapal yang disediakan.

Pengurangan jumlah penumpang tersebut dilakukan PT Pelni, katanya, sebagai tindak lanjut dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jumlah penumpang yang kami terima, 50 persen dari jumlah seluruh penumpang yang mampu di muat kapal. Di karenakan PPKM dan beberapa pelabuhan sudah di lockdown,” jelas Assagaf, Rabu (14/7).

Selain itu, ada sejumlah ketentuan yang ditetapkan PT Pelni bagi calon penumpang. Diantaranya, calon penumpang harus memiliki surat vaksin, hasil rapid test, dan pembelian ticket memakai kartu kredit.

“Kami tidak melayani pembayaran uang cash, karena sudah menjadi keputusan dari pusat. Karena ada pandemi, maka penyebaran melalui transaksi langsung pun kami minimalisir,” Katanya.

Tapi untuk meningkatkan pelayanan bagi calon penumpang, katanya, PT Pelni tetap melakukan pelayanan pembelian ticket pada hari libur, Sabtu dan Minggu.

“Kami melayani pembeli bahkan di hari libur. Seperti, hari Sabtu dan Minggu pun kami melayani pembelian tiket.” tandasnya.(MG-2)

Comment