by

Pemakai Sabu Diancam 6 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Pemakai narkotika jenis Sabu-sabu, Sanjaya alias Jaya, diancam Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pidana penjara selama 6 Tahun dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (21/9).

Pria 39 Tahun, yang bermukim di Jalan Baru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini diancaman bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal 112 ayat (1), UU nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Sidang tuntutan tersebut dibacakan JPU, Fitria Tuahuns dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim, Cristina Tetelepta Cs, sedangkan terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Ronald Salawane.

Selain pidana badan, lanjut JPU, terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar Rp. 800 juta subsider dua bulan kurungan.

Yang meringankan, terdakwa kooperatif dalam persidangan, mengakui perbuatan dan menyesali perbuatan yang dilakukan. Sedangkan yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika.

JPU dalam berkas dakwaanya menyebutkan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi 12 Maret 2020, sekitar pukul 15.30 WIT, tepatnya di rumah teman terdakwa di Kawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Saat itu, terdakwa mendatangi rekannya Imram di rumahnya di Talake dengan tujuan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu. Terdakwa datang membawa uang Rp.300 ribu lalu membeli Narkotika tiga paket. Saat itu rekannya Imram memberi satu paket sabu kepada terdakwa. kemudian terdakwa membawanya pulang ke Rumahnya di Jalan Baru.

Bahwa aksi terlarang terdakwa ini sedang diintip petugas kepolisian ketika menerima informasi dari informan masing-masing Yani dan Arman Matulessy.
Keduanya langsung menggerebek terdakwa di rumahnya, lalu meminta untuk mengeluarkan barang bukti tersebut.

Dari hasil interogasi, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sabu-sabu dengan berat netto 0,12.

Setelah mengamankan terdakwa dan barang buktinya, petugas menggiring terdakwa ke Kantor Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.(SAD).

Comment