by

Pemanggilan 17 Aleg KKT Dijadwal Ulang

TANIMBAR-BKA, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) AKBP. Romi Agusriansyah mengaku, pihaknya akan kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap 17 anggota legislatif (Aleg) DPRD KKT untuk dimintai klarifikasi.

Belasan wakil rakyat ini dipanggil menghadap ke Polres, terkait laporan pengaduan dari Ketua DPRD Jaflaun Omans Batlayeri terhadap 16 anggota dan 1 pimpinan DPRD yang dimasukan secara resmi ke bagian SPKT Polres, pada Mei 2021 lalu.

Baca juga: Pasutri Pembunuh Bocah Dihukum Bervariasi

Kepada Beritakota Ambon, Senin (26/7), perwira menengah ini menjelaskan, berdasarkan laporan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada belasan Aleg tersebut. Namun karena berbagai alasan, maka surat panggilan itu harus kembali dijadwal ulang.

“Kemarin kan Ketua DPRD sudah kami mintai klarifikasinya. Dan kita juga sudah undang klarifikasi beberapa anggota dewan itu. Cuma rata-rata mereka masih di luar kota. Jadi nanti kita harus jadwal ulang,” tandasnya.

Pemanggilan 17 aleg ini bertujuan agar Polres melihat kedudukan masalahnya dan melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Guna melihat adakah tindak pidana atau tidak, sesuai apa yang diadukan Ketua DPRD KKT.

Sekedar tahu, kisruh yang terjadi di rumah rakyat Bumi Duan Lolat yang berujung pada ranah hukum ini, dipicu karena beredarnya surat mosi tidak percaya yang dilayangkan 16 anggota dan 1 pimpinan DPRD ke Badan Kehormatan (BK) DPRD KKT. Mosi tidak percaya ini bahkan beredar luas media sosial (medsos) pada 19 Mei 2021 lalu.

Alhasil, pada Jumat 28 Mei 2021, Ketua DPRD KKT, Jaflaun Batlayeri, bersama beberapa kader Partai Demokrat mengunjungi ruangan SPKT Polres untuk memasukan berkas laporan terhadap 17 Aleg DPRD tersebut. (BTA)

Comment