by

Pembelajaran Daring Terus Dinilai

Ambon, BKA- Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SD Inpres 28 Nania, Brodus Natro, mengatakan, pembelajaran Daring yang dilakukan selama masa pandemi ini dinilai oleh Dinas Pendidikan (Disdik) lewat pengawas.

Sehingga meskipun proses belajar tidak berjalan maksimal, namun tuntuntan penilaian harus tetap dilakukan oleh guru, untuk nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi Disdik, terkait proses pembelajaran yang dilakukan.

“Pengawas mau turun di sekolah, maka kita sementara isi instrumen menyangkut pembelajaran Daring bagi anak-anak dengan guru, selama pendemi. Soal instrumennya itu, kita buat sendiri untuk nanti pengawas nilai kita. Jadi, meskipun belajar Daring, tapi harus melakukan tugas-tugas sebagai guru dengan baik, karena akan dinilai oleh pengawas. Sehingga semua mesti jalan. Baik itu RPP dan Silabus, sebab pada supervisi itu kita sudah harus siap semua,” ujar Natro, Jumat (27/11).

Untuk itu, ungkapnya, meskipun siswa sudah jenuh mengikuti proses Belajar Dari Rumah (BDR), namun guru akan berupaya agar pembelajaran tetap dilakukan. Salah satunya yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, yakni, Penilaian Akhir Semester (PAS).

Hal itu dilakukan sambil menunggu intruksi pemerintah terkait kepastian belajar tatap muka, yang sesuai recana pemerintah pusat, awal 2021 mendatang, belajar tatap muka kembali dilakukan.

“Puji Tuhan, meskipun ada kendala, namun pembelajaran terus kami jalankan. Dan di tanggal 6 sampai 7 Desember ini, sudah tes akhir semester. Menyangkut belajar tatap muka, kita tunggu intruksi saja. Karena meskipun pemerintah pusat sudah berikan signal Januari 2021 sudah belajar tatap muka. Tapi kan itu harus dikembalikan ke daerah masing-masing dan orangtua. Kalau pemda setuju, tapi orangtua tidak setuju, maka kita tidak bisa paksakan untuk belajar tatap muka. Intinya, kita belajar sesuai apa yang sudah diatur dulu, sambil menunggu perintah soal belajar tatap muka ini,” pungkas Natro. (LAM)

Comment