by

Pembuktian Lingard-Minamino Usai Dibuang Liverpool dan Manchester United

Setelah dibuang oleh Liverpool dan Manchester United, tampaknya Jesse Lingard-Takumi Minamino jadi punya motivasi lebih untuk membuktikan kualitas sebenarnya.

Bursa transfer Januari 2021 memang tidak menghasilkan sejumlah perekrutan dengan nominal besar. Hal itu bisa dimengerti karena semua klub sedang menghemat keuangannya akibat pandemi virus corona.

Oleh karena itu, formula meminjam pemain menjadi tren dan lazim dilakukan oleh sejumlah klub Eropa. Bagi klub-klub besar Eropa pun menggunakan kesempatan untuk membuang pemain yang kurang berkontribusi bagi mereka.

Mungkin kata membuang terdengar sangat kasar, bisa dikatakan mereka ini dipinjamkan atau disekolahkan ke klub lain. Tapi intinya sama, pemain-pemain yang dipinjamkan itu dirasa tak bisa berkontribusi lebih sehingga diambil langkah untuk dipinjamkan saja.

Langkah itu pun diambil oleh Manchester United dan Liverpool yang membuang beberapa pemain bintang dengan kontribusi super minim. Manchester United membuang pedansa di Emirates Stadium, Jesse Lingard.

Sedangkan Liverpool membuang duta Jepang di Inggris saat ini, Takumi Minamino. Kebetulan, untuk musim ini, keduanya baik itu Minamino ataupun Lingard memang terlihat tidak mampu berkontribusi lebih kepada tim induknya.

Takumi Minamino tercatat hanya bisa mencetak 4 gol dalam 17 kesempatan di berbagai ajang. Dengan rincian, Minamino hanya bisa cetak satu gol saja di Liga Inggris dalam 9 pertandingan.

Catatan lebih buruk ditorehkan Lingard di mana ia sama sekali tak diberi kesempatan untuk bermain di Liga Inggris musim ini. Sehingga Lingard pun dibuang ke West Ham United, sedangkan Minamino dipinjamkan ke ‘Liverpool B’, Southampton.

Menariknya setelah dibuang, dalam 2 pekan pertama pasca bursa transfer Januari 2021, Lingard dan Minamino justru tampil memesona. Seakan-akan Minamino dan Lingard ingin membuktikan kualitasnya kalau mereka tak pantas dibuang Liverpool dan Manchester United.

Kebangkitan Jesse Lingard

Di awal kemunculannya, Jesse Lingard kerap disebut sebagai salah satu wonderkid Manchester United yang paling menjanjikan. Tapi semua orang lupa kalau saat ini usianya sudah 28 tahun, jelas jauh dari kriteria wonderkid.

Ada banyak momen ikonik yang pernah ditorehkan Lingard untuk Manchester United, seperti merayakan gol ke gawang Arsenal di Emirates dengan joget ikonik dan gol paling telat Liga Inggris musim lalu. Tapi, kita tak bisa menafikan jika Lingard termasuk wonderkid gagal Manchester United.

Seandainya Lingard bisa memainkan peran sebagai playmaker dengan baik dan benar, Manchester United tak perlu susah payah datangkan Bruno Fernandes. Sebelum Bruno datang, Lingard sudah banyak diberi kesempatan bermain, tapi ia gagal membuktikan diri.

Kedatangan Bruno Fernandes pun akhirnya membuat Lingard harus tersisih dari skuad utama Manchester United ke West Ham. Tak disangka setelah bermain dalam 2 pertandingan bersama West Ham, Lingard langsung membuktikan diri dengan koleksi 2 golnya.

Padahal di Manchester United, untuk mencetak 2 gol saja, Lingard membutuhkan banyak pertandingan untuk mencapainya. Bukan tidak mungkin jika Lingard bisa meneruskan peforma mengejutkannya, ia bisa dipanggil lagi oleh Manchester United.

Kebangkitan Takumi Minamino

Didatangkan dengan harga sangat murah dari RB Salzburg, membuat banyak orang berpikir Takumi Minamino ini didatangkan Liverpool supaya penggemar di Jepang makin banyak. Sejauh ini, tampaknya anggapan itu ada benarnya.

Soalnya sejak didatangkan Januari tahun lalu, Minamino memang tidak pernah memenuhi harapan para suporter Liverpool. Tak jarang, Minamino sering terlihat salah dalam pengambilan keputusan ketika Liverpool menyerang.

Hal itu berdampak pada gol perdananya di Liga Inggris baru terjadi pada akhir tahun lalu saat membantai Crsytal Palace. Liverpool pun sadar jika Minamino sulit untuk berkembang sehingga diambil keputusan untuk dipinjamkan ke Southampton.

Tak disangka, begitu diturunkan melawan Newcastle United malam tadi, Minamino langsung sukses menyumbangkan satu gol bagi Southampton. Padahal sebelumnya, untuk mencetak satu gol, butuh waktu hampir satu tahun bagi Minamino.

Meski Southampton tetap kalah dalam laga tadi malam, setidaknya kepercayaan diri Minamino pasti bakal meningkat drastis. Pelajaran yang bisa diambil dalam fenomena ini adalah jangan pernah menyerah meski telah dibuang, Minamino dan Lingard adalah contoh nyatanya. (INT)

Comment