by

Pembunuh ABK Digiring ke Kursi Pesakitan

AMBON-BKA, Tandi, terdakwa yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK), digiring jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Malteng ke meja hijau pengadilan Negeri Ambon, untuk menjalani sidang perdana, Kamis (29/7).

Terdakwa melakukan pembunuhan terhadap korban yang adalah rekan ABK nya ini, diadili ketua majelis hakim, Lutfi dibantu Jenny Tulak dan Feliks R. Wuisan sebagai hakim anggota.

Baca: Jaksa Periksa Sejumlah Saksi di Korupsi ADD Haruku

Sidang di buka dengan pembacakan dakwaan jaksa penuntut umum, Inggrid Louhenapessy. Sementara terdakwa didamping kuasa hukumnya, Herberth Dadiara.

JPU dalam berkas dakwaannya menyebutkan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa Tandi, terjadi beberapa bulan kemarin dalam tahun 2021. Awalnya, rekan-rekan terdakwa bersama korban mengkonsumsi minuman keras (miras) di Kawasan Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Asyik miras, tiba-tiba, terdakwa dan korban cekcok. Tanpa basa basi, terdakwa kemudian mengambil sepilah pisau lalu menusuk tubuh korban, hingga tubuh korban mengalami luka-luka.

Baca: Tiga Terdakwa Taman Kota KKT Minta Dibebaskan

Saat itu juga, korban jatuh tersungkur tak sadarkan diri, sehingga dia dilarikan sejumlah warga ke RS Bhayangkara Polda Maluku untuk mendapatkan pertolongan medis. Hanya saja, saat sampai di RS, korban langsung meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup serius.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana melanggar pasal 338 KUHP,” ungkap JPU dalam berkas dakwaannya. Usai mendengarkan dakwaan jaksa, hakim menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi fakta. (SAD)

Comment