by

Pemdes Batu Merah Tingkatkan Keamanan

Ambon, BKA- Pemerintah Desa (pemdes) Batu Merah, Kecamatan Sirimau berhasil meningkatkan keamanan lingkungan dengan menjalankan sejumlah program. Bahkan persoalan keamanan selalu menjadi agenda rapat yang dilakukan pemdes.

Sekertaris desa Batu Merah mengakui selalu ada kesenjangan sosial yang terjadinya. Misalnya saja kericuhan ataupun bentrok mulai dari anak sekolah hingga pemuda. Namun dengan adanya serangkaian tindakan yang konsisten dilakukan sehingga bisa menekan angka perkelahian yang terjadi. Adanya kerja sama dari Pemerintah Desa, Bhabinkatibmas dan Babinsa dalam menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan aman.

“Kalau masalah keamanan selalu ada tidak bisa dihindari. Yang paling sering ditemui itu misalnya perkelahian mulai dari anak sekolah hingga pemuda dilingkungan Batu Merah ini. Namun dengan adanya sejumlah program yang konsisiten dijalankan sehingga mulai berkurang angka kesenjangan sosial tersebut. Setiap rapat yang diadakan agenda pembahasan kami ada juga mengenai keamanan. Dalam mengatasi permasalahan keamanan kami selalu melakukan kordinasi dengan bhabinkatibmas dan babinsa yang bertugas. Kami bahkan mengajukan penambahan jumlah babinsa dan bhabinkatibmas karena Batu Merah ini besar wilayahnya. Pemkot juga dengan segera memproses pengajuan kami. Jadi sekarang ada sembilan babinsa dan tiga bhabinkatibmas,” pungkas M Arlis Lisaholet Sekertaris Desa Batu Merah.

Lisaholet juga menjelaskan program yang dijalankan dalam mengatur keamanan, yaitu patroli yang dilakukan oleh babinsa dan bhabinkatibmas setiap seminggu sekali. Selain itu juga selalu melakukan sosialisasi kepada warga dengan berbagai tema. Misalnya bahaya miras, bahaya narkoba, seks bebas sampai dengan sosialisasi HIV/AIDS. RT setempat juga dilibatkan dalam upaya pengamanan lingkungan. Pemdes selalu menghimbau RT untuk mengadakan rapat dilingkungan masing-masing agar warga lebih menjaga keamanan. Ia juga menambahkan untuk tahun 2021 akan lebih memperketat pengamanan di desa Batu Merah.

“Upaya bersama yang dilakukan yaitu melakukan patroli yang melibatkan babinsa dan bhabinkatibmas sebanyak sekali dalam seminggu. Sasaran utama patroli yaitu titik kumpul yang rawan misalnya tempat produksi miras dan tempat nongkrong para pemuda. Selain itu kami juga selalu melakukan sosialisasi kepada warag. Sosialisasi yang dilakukan misalnya tentang bahaya narkoba, bahaya miras, seks bebas bahkan ada juga mengenai HIV/AIDS. Sosialisasi bertujuan agar warga lebih paham masalah tersebut. RT juga kami libatkan dalam menjalankan program keamanan. Himbauan kepada RT agar bisa memperhatikan lingkungan dan warga dilingkungan masing-masing. Untuk tahun 2021 pasti akan ada program yang dibahas dalam upaya menjaga keamanan agar tercipta lingkungan yang lebih aman,” tutupnya. (MG-1)

Comment