by

Pemdes Lamahang Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

beritakotaambon.com – Pemerintah Desa Lamahang, Kecamatan Waplau, menggelar sosialisasi hukum dalam pencegahan tindak pidana korupsi.

Sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi tersebut diselenggarakan atas kerja sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Buru dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru, di Aula Kantor Desa Lamahang, Rabu (15/9).

Sosialisasi tersebut dilakukan bagi tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Ketua Bumdes, dan seluruh stakeholder di Desa Lamahang.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Lamahang, Usman Tasijawa, mengatakan, sosialisasi hukum itu dilakukan sebagai upaya untuk membangun pemahaman, kepatuhan, dan kesadaran hukum dilingkup pemerintah desa dan masyarakat. Sehingga penggunaan Dana Desa menjadi tepat sasaran dan bermanfaat bagi kemajuan desa, serta efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk bagaimana mewujudkan aparatur desa yang lebih profesional dan masyarakat Desa Lamahang yang peduli hukum, sehingga praktek-prektek yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi pada Dana Desa itu dapat terhindarkan,” kata Usman Tasijawa, kepada BeritaKota Ambon, Kamis (16/9).

Baca juga: Wanakarta Desa Inspirasi di Lolong Guba

Menurut dia, desa memiliki arti dan fungsi yang sangat penting dalam pemerintahan, karena desa merupakan pemerintahan pada posisi paling bawah yang berhadapan langsung dengan masyarakat.

Untuk itu, katanya, pemerintah desa menjadi ujung tombak pelayanan publik ditingkat pemerintaha. Bahkan hampir semua yang berhubungan dengan legalitas, harus berawal dari pemerintah desa.

“Peranan pemerintah desa ini kan tidak bisa terlepas dari persoalan hukum, bahkan dalam melayani masyarakat pun tentu diperhadapkan dengan hukum. Jadi kalau pemahaman kita (aparatur desa) tentang hukum itu kurang, maka kita sering menyalahgunakan Dana Desa yang ada,” ungkapnya.

Baca juga: BLT DD Tahap I Desa Waprea Tuntas Disalurkan

Usman mengaku, selain masalah penggunaan Dana Desa, masih banyak masalah hukum yang membelit masyarakat desa. Sehingga dia berharap, out-put dari sosialisasi itu dapat mewujudkan masyarakat yang sadar hukum, serta berkeadilan dan bermartabat.

“Dengan adanya kegiatan ini, saya sangat berharap out-put dari penyuluhan hukum ini dapat membantu permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya. (MG-1)

Baca juga: Bupati Buru Ajak Masyarakat Kawal Pemilu
Baca juga: Kawasan Kumuh di Wanitu Mulai Ditata

Comment