by

Pemdes Safana Jaya Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Ambon, BKA- Pemerintah Desa (Pemdes) Safana Jaya, Kecamatan Waeapo, tengah fokus dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan, yakni, pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terus berkembang pesat di Indonesia.

Pejabat Kepala Desa (Kades) Safana Jaya, Sukirman, mengungkapkan, selama masa pandemi Covid-19 ini, banyak pelaku UKM yang terhenti usahanya. Sekitar 30 persen yang terganggu, sedangkan yang memang terganggu tetapi menciptakan inovasi-inovasi kreatif sekitar 50 sampai 70 persen, meskipun mereka terkena dampak.

“Memang sekarang dengan adanya pandemi ini, banyak para pelaku UKM sangat mengalami kesulitan, bahkan ada yang sudah gulung tikar. Apalagi pelaku-pelaku UKM itu paling banyak di pedesaan dan mereka membutuhkan akses pasaran ke desa-desa lain atau ke perkotaan. Dengan adanya kebijakan dari pemerintah, dalam hal ini terkait pelarangan berkumpul, maka pendapatan yang diperoleh dalam perhari itu menurun,” kata Sukirman, kepada BeritaKota Ambon, Minggu (27/12).

Dalam kondisi seperti ini, Pemdes harus dapat mengambil berbagai langkah untuk memaksimalkan kondisi yang terjadi, sehingga masyarakat desa tidak ternjankit krisis ekonomi yang berkepanjangan.

Untuk itu, Pemdes Desa Safana Jaya akan fokus pada peningkatan ekonomi masyarakat kecil, melalui pemanfataan potensi sumber daya alam yang ada di desa tersebut.

Melalui berbagai sumber daya alam yang tersedia, masyarakat diharapkan mampu berinovasi dan berkreatif untuk membangun usaha-usaha, demi peningkatan ekonomi mereka.

Ada banyak usaha yang bisa menjamin kesejahteraan masyarakat, seperti, usaha gula merah dan usaha-usaha pembuatan kue-kue. Sehingga Pemdes terus berupaya untuk mendorong pembentukan UKM lewat pelatihan-pelatihan, membangun kerja sama, serta membuka akses ke marketplace untuk masyarakat.

“Untuk peningkatan ekonomi masyarakat, kita membentuk Kelompok-kelompok UKM. Kemudian kami juga memberi semacam pelatihan-latihan untuk mereka, yang nantinya kalau udah berhasil baru kita akan mencari akses marketplace, sehingga usaha-usaha kecil seperti kue-kue atau pembuatan gula merah itu bisa dipasarkan,” ungkapnya.

Selain itu, melalui program Padat Karya Tunai, Pemdes Safana Jaya mendorong masyarakat yang kurang mampu dalam segi ekonomi dan pengangguran, untuk bekerja agar mereka memiliki penghasilan sendiri.

“Selain kami memberikan BLT kepada masyarakat, kami juga membuat kegiatan untuk peningkatan ekonomi masyarakat, dengan mempekerjakan masyarakat miskin dan pengangguran. Walaupun berjalan tidak maksimal, tapi hasilnya ada biar sedikit,” kata Sukirman.

Tak hanya itu, Pemdes Safana Jaya juga memberikan bantuan dalam bentuk pemberdayaan untuk kelompok nelayan, seperti, bantuan alat tangkap ikan.

“Kami juga memberikan bantuan kepada kelompok-kelompok nelayan, berupa alat tangkap ikan, mulai dari bodi, ketinting, dan jaring atau pukat. Jadi satu paket alat tangkap ikan untuk satu kelompok,” pungkasnya. (MSR)

Comment