by

Pemdes Wabloy Gelar Musdes Penyusunan RKP Tahun 2022

beritakotaambon.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Wabloy, Kecamatan Lolong Guba, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2022, 13 Agustus lalu.

Musdes yang digelar di Aula Desa Wabloy, dihadiri Camat Lolong Guba Anthonius Besan, Kades Wabloy Gafar Besan, Ketua BPD, pendamping desa, serta stakeholder lainnya.

Staf Bidang Administrasi dan Perencanaan Pemdes Wabloy, Darianti, mengungkapkan, pada musdes tersebut seluruh masyarakat maupun elemen perwakilan organisasi di desa itu, dipersilahkan untuk memberikan usulan sebagai acuan untuk kerja-kerja pemerintah Desa kedepan.

“Melalui musdes ini, kami dari pihak desa bersama BPD, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberi usulan terkait program kerja pemerintah desa kedepan,” terang Darianti, barubaru ini.

Baca juga: Pemdes Wanareja Bangun Lapangan Volly

Pada musdes tersebut, katanya, masyarakat mengusulkan sejumlah program yang lebih mengarah kepada pembangunan fisik dan pemberdayaan.

Diantaranya, penimbunan jalan, lanjutan pembangunan drainase 800 meter yang masih tertunda, pembangunan drainase 500 meter untuk jalur panjang dan perbaikan jembatan. Ada juga usulan pemberdayaan Posyandu, dalam hal ini, pemberian makanan tambahan dan meubeler, maupun usulan penambahan fasilitas TK, seperti ATK dan alat olahraga.

“Yang intinya, usulan masyarakat itu lebih kepada pembangunan fisik sih. Jadi untuk tahun depan, lebih banyak fisik dari pada pemberdayaan,” ungkapnya.

Semua usulan masyarakat, kata Darianti, tidak serta merta akan terima sebagai program rencana kerja pemerintah desa di tahun 2022. Namun akan diseleksi oleh tim verifikasi, guna menentukan usulan yang masuk kategori skala prioritas.

Baca juga: 2022, Mangga Dua Dorong Pembangunan
Baca juga: Tim PPKM Hative Kecil Pantau Prokes di Lingkungan

Selain itu, ada beberapa program tahun 2021 yang belum dijalankan, kembali diusulkan lagi.
“Poin penting dalam pembahasan di musdes kali ini, banyak terkait dengan usulan program 2021 yang belum dijalankan, kemudian menjadi prioritas di 2022,” pungkasnya. (MG-1)

Comment