by

Pemdes Waegeren Gelar Musdes RKPDes 2022

beritakotaambon.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Waegeren, Kecamatan Lolong Guba, kembali menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) terkait Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun Anggaran 2022.

Musdes yang dihadiri Camat Lolong Guba Anthonius Besan, Ketua BPD, dan pendamping desa, tersebut digelar di Gedung Serba Guna Desa Waegeren, 14 Agustus 2021 lalu.

Ada sejumlah poin yang menjadi pembahasan dalam Musdes tersebut, diantaranya, penyusunan program prioritas di tahun 2022 dan evaluasi program kerja yang sudah terealisasi maupun yang belum direalisasikan di 2021.

Baca juga: 37 KK Di Lamahang Terima Bantuan Beras

Penjabat Kepala Desa (Kades) Waegeren, Muh. Ali Sugianto, pada kesempatan itu meminta agar seluruh stakeholder yang ada di desa itu dapat berdiskusi, guna memberi usulan terkait kebutuhan mendasar desa. Sehingga dapat dipertimbangkan oleh tim verifikasi, untuk dijadikan sebagai program prioritas 2022.

“Dalam acara musdes ini, kami mempersilahkan kepada seluruh perwakilan elemen masyarakat untu memberikan usulan. Sebagai hasil musyawarah kita hari ini, nantinya usulan itu akan dikembalikan kepada hasil verifikasi untuk dilihat nanti mana yang akan menjadi prioritas untuk dijalankan di tahun depan,” kata Ali, kepada BeritaKota Ambon.

Sesuai hasil evaluasi, kata Ali, program kerja yang telah dijalankan pada 2021 sudah mencapai 40 persen, yang semuanya diprioritaskan untuk kepentingan penangan Covid-19.

“Di tahun 2021 ini, DD yang sudah terealisasi baru 40 persen. Jadi belum semua program berjalan, tetapi tetap berjalan di tahun ini,” ungkapnya.

Camat Lolong Guba, Anthonius Besan, menambahkan, salah satu hal yang urgen kedepannya, yakni, pemerintah desa wajib bekerja sama dengan Dinas Pertanahan untuk pembuatan sertifikasi sebagai aset desa.

Baca juga: Pemdes Wanareja Prioritaskan Penanganan Covid-19
Baca juga: Poka Rutin Yustisi PPKM

“Program yang prioritas di kedepan ini, yaitu, harus bekerja sama dengan Dinas Pertanahan terkait seluruh aset desa yang harus memiliki sertifikat. Program ini melalui usulan dari dinas PMD Kabupaten Buru,” Pungkas Anthonius Besan.(MG-1)

Comment