by

Pemdes Waekerta Perketat Prokes di Pasar Tradisional

Salah satu lokasi yang paling ramai interaksi masyarakat di Desa Waekerta, Kecamatan Waeapo, yakni, pasar tradisional yang ada di desa tersebut.

Untuk itu, lokasi tersebut menjadi sasaran Pemerintah Desa (Pemdes) Bersama Linmas dan Bhabinsa, untuk mensosialisasikan dan mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

Penjabat Kepala Desa (Kades) Waekerta, M. Basri Soamole, mengatakan, walaupun PPKM di berlakukan sejak 8 Juli 2021 lalu, namun masih banyak warga yang mengabaikan protokol kesehatan saat berada di tempat keramaian.


“Masih saja ada warga yang tidak memakai masker saat di pasar. Sebelumnya, kami sudah lakukan sosialisasi, kemudian pembagian masker secara gratis, dan sekarang ini tinggal dilakukan tindakan pendisiplinan kepada warga yang tidak mematuhi prokes,” kata Basri, kepada BeritaKota Ambon, Senin (12/7).

Adapun tindakan yang dilakukan oleh Pemdes Waekerta dalam mendisiplinkan masyarakat, yaitu, menghentikan aktivitas si penjual yang tidak memakai masker.

Sedangkan untuk pembeli yang tidak mematuhi prokes, pemerintah telah menyiapkan masker gratis untuk mereka segera gunakan.

“Jadi kami melakukan tindakan disiplin prokes kepada seluruh aktivitas masyarakat Desa Waekerta yang ke pasar, dengan tidak menggunakan masker dihentikan aktivitas penjual, kalau pembeli tidak menggunakan masker disiapkan oleh pemerintah desa,” ungkapnya.

Selain melakukan tindakan itu, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat, tentang pentingnya mematuhi prokes guna memutus rantai penularan Covid-19.

Jangan anggap ini hal yang remeh. Harus kita pandang, bahwa ini sesuatu yang sampai saat ini masih saja terus terjadi indikasi. Olehnya itu, semua ketentuan protokol Covid-19 ini harus dipatuhi dengan kedisiplinan,” pungkasnya. (MG-1).

Comment