by

Pemdes Waelapia Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Ambon, BKA- Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu program kerja prioritas Pemerintah Desa (Pemdes) Waelapia, Kecamatan Teluk Kaiely, pada 2021 ini.

Hal tersebut sesuai hasil pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembagunan Desa (Musrembangdes) tahun anggaran 2022 dan penetapan rencana kerja pemerintah desa (RKPDes) tahun anggaran 2021 Desa Waelapia, yang digelar di Balai Pertemuan Waelapia, pekan lalu.

Camat Teluk Kaeily, Muhamad Tan, yang berkesempatan hadir dan membuka kegiatan tersebut, mengingatkan, untuk program desa di tahun 2021 ini difokuskan dalam hal pemberdayaan masyarakat desa.


“Dengan kondisi saat ini, maka penguatan ekonomi itu harus mulainya dari desa. Kalau bisa, kita lakukan penguatan ekonomi melalui kegiatan-kegiatan pemberdayaan terhadap masyarakat,” kuncinya.

Sementara itu, Penjabat Kades Waelapia, Umar Galela, mengungkapkan, hasil Musyawarah Desa atau Musdes yang dilakukan pada Sebtember lalu, semua usulan program yang disampaikan masyarakat, diupayakan untuk ditampung. Tapi nanti akan disesuaikan dengan pagu anggaran yang ada.

“Kalau pagu anggarannya turun dan mencukupi dengan apa yang bapak ibu sampaikan atau usulkan, maka semuanya akan kami angkat. Tapi apabila pagunya mungkin kecil dari apa yang bapak ibu sampaikan, maka kita akan melihat mana yang akan diprioritaskan, jadi seperti itu bapak ibu. Jadi semuanya akan terakomodir. Tidak tahun ini, tahun depan kita akan angkat lagi,” kata Umar, dalam sambutannya.


Orang nomor satu di Pemdes Waelapia itu meminta, seluruh masyarakat agar tidak berkecil hati, kalau apa yang menjadi usulan mereka belum diakomodir.

“Tetapi kita lihat kepada menu kita, anggaran kita, karena kita ini kan bukan saja Desa Waelapia sendiri. Tetapi ada juga salah satu dusun kita. Alhamdulillah, sekarang sudah menjadi desa persiapan. Mudah-mudahan mereka bisa definitif dalam jangka waktu dekat ini, supaya anggaran kita tidak lagi terbagi dengan kita punya basudara yang ada di desa persiapan. Supaya apa-apa yang menjadi keinginan bapak-bapak, semuanya bisa terealisasi,” ungkapnya.


Namun dalam memaparkan program kerja tahun 2021, Umar menjelaskan, program pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan demi peningkatan ekonomi, yakni, pengadaan body ketiting, pengadaan jaring, pengadaan mesin jongson 40 PK, pengadaan body pantura, pengadaan anakan sampi betina dan sebagainya.

Sementara dari segi pembangunan, yakni, pembangunan jalan setapak, pembangunan gedung TPQ dan rehabilitasi musholah di Desa Persiapan Waetosi, pembangunan talud, pemeliharaan saluran air (pengangkatan limbah) dan air masuk desa di Desa Waelapia.

“Selanjutnya itu pemberian atau penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu per bulan bagi setiap penerima, yang akan dijalankan selama 12 bulan atau satu tahun,” tutup Umar. (MSR)

Comment