by

Pemkab Apresiasi Pendiri Kampus


Turut membangun SDM

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh masyarakat, yang berinisiatif untuk mendirikan perguruan tinggi di kabupaten itu.

Saat ini, terdapat tiga perguruan tinggi yang berioperasi di kabupaten yang saat ini dipimpin oleh Abdul Mukti Keliobas. Diantaranya, Sekolah Tinggi Pendidikan dan Keguruan (STKIP) Ita Wotu Nusa, STKIP Hunimua dan STAIS Seram Timur.

Ketiga perguruan tinggi itu dikelola oleh pihak yayasan atau pihak swasta, yang dinilai peduli terhdap pengembangan sumber daya manusia di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa.

“Kami sampaikan apresiasi yang sedalamnya bagi orang-orang yang sudah sedia mendirikan perguruan tinggi di Bumi Ita Wotu Nusa ini,” ucap Plt. Kepala Dinas Dikbudpora SBT, Sidik Rumalowak, saat menghadiri kegiatan ujian skripsi mahasiswa STKIP IWN, Rabu (16/9).

Sementara itu, mewakili Ketua STKIP Ita Wotu Nusa, Ardhy Nurghanto Wokas, mengatakan, tujuan pendirian perguruan tinggi dilakukan untuk menjawab kebutuhan pendidikan di negeri sendiri, yakni, di Kabupaten SBT.

“Baik pendiri STKIP Ita Wotu Nusa, STKIP Hunimua dan STAIS Seram Timur, memiliki tujuan yang sama, yakni, berinfestasi dalam rangka menjawab kebutuhan pendidikan itu sendiri,” kata Wokas.

Lebih jauh dia berharap, Pemkab SBT melalui Dinas Pendidikan dapat mengkaji lebih dalam, agar memperhatikan pemberdayaan lulusan ketiga perguruan tinggi lokal itu, yang lebih banyak menghasilkan lulusan ilmu pendidikan dan keguruan.

Sehingga, lanjutnya, dalam pengusulan formasi kebutuhan guru di Kabupaten SBT, lebih mempertimbangkan jurusan yang diselenggarakan di ketiga kampus yang ada.

“Jadi perlu diingat, kesuksesan di masa depan tergantung upaya dan kerja keras masing-masing mahasiswa. Untuk keberpihakan dinas, tidak bisa menggaransi,” tuturnya.

Untuk diketahui, penyelenggaraan ujian skripsi bagi mahasiswa tingkat akhir STKIP Ita Wotu Nusa digelar selama empat hari di Kota Bula, dan diikuti oleh 50 mahasiswa, yang terdiri dari 23 mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia, PGSD 10 mahasiswa dan Prodi Biologi 17 mahasiswa.

50 mahasiswa itu akan diuji oleh sejumlah dosen, yang didatangkan langsung dari Kota Ambon, yakni, dari Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon maupun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon.(LAN)

Comment