by

Pemkab Aru Buka Pasar Murah

Jelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah (2021), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru menggelar pasar murah selama tiga hari. Pasar murah yang digelar di Lapangan Yos Sudarso, Dobo, Kamis (6/5), itu dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Muin Sogalrey.

Tampak hadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan instansi vertikal, Ketua MUI, Kepala Kantor Kementerian Agama, Pemuka tiga Agama (Islam, Kristen, Khatolik) serta penyelenggaraan Pasar Murah.

Dalam sambutannya, Sogalrey mengungkapkan, patut disyukiri bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 ini, Pemda Aru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) tetap menjalankan tugasnya seperti biasa. Yakni gelar pasar murah khusus jelang Idul Fitri.

Bahwa proses realisasi pasar murah tersebut, diikuti 14 disitributor dan pengguna tol laut dengan subsidi 10 persen untuk barang kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, daging ayam dan daging sapi, cabe dan lain-lain.
“Apresiasi luar biasa kami berikan kepada para pendukung pasar murah ini, karena atas dukungan dan kerja sama yang baik. Sehingga bisa terselenggara pasar murah ini, yang rencananya akan dimulai selama tiga hari. Yakni dari tanggal 6 sampai 8 Mei 2021,” ucapnya.

Menurut Wabup, terselenggaranya pasar murah seperti begini sudah tak lazim. Tujuannya adalah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjangkau kebutuhan sembako. Sebab, jelang hari-hari besar keagamaan, baik Idul Fitri maupun Natal, sering terjadi lonjakan harga barang yang sangat tinggi. Dan hal itu sangat mempengaruhi daya beli di masyarakat.

“Jadi menyikapi kondisi tersebut, maka Pemda melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian melakukan operasi khusus pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Agar memudahkan masyarakat menjangkau kebutuhan sembako,” imbuhnya.
Dikatakan, penyelenggaraan operasi khusus pasar murah tahun ini, merupakan kelanjutan dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Dengan tujuan, untuk meningkatkan daya beli masyarakat, dimana harga barang yang dijual pada event pasar murah ini 10 persen dibawah harga distributor, yang merupakan subsidi dari Pemkab Aru.

Sehingga diharapkan agar kegiatan seperti itu bukan hanya selebrasi belaka yang hanya mengimplementasikan program dan kegiatan tahunan pemerintah. Tetapi nilai yang lebih diutamakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah nilai berbagi kepada sesama yang membutuhkan, dan juga sebagai media mencari pahala dan kebajikan di bulan yang suci ini.

“Saya mau ingatkan agar kegiatan seperti ini bukan selebrasi. Tapi nilai dan makna berbagi kepada sesama di bulan suci ini. Ya, mari kita berbagi kasih dan menebar kedamaian dalam pelayanan kepada masyarakat, yang pada gilirannya dapat membantu ekonomi masyarakat banyak,” pintanya.

Sebab, tambah Wabup, ditengah masalah kesehatan global yang dihadapi oleh dunia dan bangsa saat ini, maka wakili Pemda dirinya menghimabu kepada semua pelaku dunia usaha di Kabupaten Kepulauan Aru untuk bersama menghayati sucinya bulan Ramdhan secara baik dengan tetap menjalankan ajuran pemerintah tetang penyebaran Covid-19.

“Saya juga mau ingatkan dalam menghayati sucinya bulan Ramadhan jangan kita lalai dalam menerapkan Protikol Kesehatan (Prokes) Covid-19. Mari kita sama-sama bantu pemerintah mulai dari pusat hingga daerah ber-kolektif melakukan tindakan preventif secara masif dalam pencegahan penyebaran Covid-19, dengan melakukan 5M (Memakai masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan di Air yang mengalir, menjahui kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pesannya. (WAL)

Comment