by

Pemkab Bursel dan BKKBN Data 10.300 KK

Ambon, BKA- Pemerinta Kabupaten Buru Selatan (Bursel) melauncing Pendataan Keluarga tahun 2021 yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Kamis (1/4), akhir pekan kemarin.

Lewat rilisnya kepada koran ini, Sabtu (3/4), Asisten II Setda Bursel, Ahmnad Sahubawa mengatakan, pendataan yang dilakukan ini lewat kerjasama BKKBN dan pemerintah daerah dalam rangka validasi data. Sebagai dasar bagi pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan dan pemerataan pembangunan, serta kesejahteraan masyarakat.

Yang mana dalam pendataan keluarga tahun 2021, menjadi sesuatu yang penting bagi pemerintah daerah dalam menyediakan basis data keluarga untuk intervensi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (PPKKK) dan program pembangunan lainnya.

Menurut Sahubawa, pembangunan dimulai dari perencanaan yang baik, dan perencanaan berdasarkan data yang akurat. Pendataan keluarga tahun 2021 menghasilkan data keluarga secara by name by address, sebagai penyediaan data atau dasar dalam perencanaan dan pemerataan pembangunan nantinya.
Dimana pendataan keluarga ini dilakukan serentak setiap lima tahun sekali, melalui kunjungan ke keluarga dari rumah ke rumah yang ada di Bursel oleh petugas pendataan.

“Selain itu, pendataan juga dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga. Baik dalam fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi,”Jelas Sahubawa.

Lanjut Sahubawa, bahwa jumlah KK yang nantinya akan dilakukan pendataan sebanyak 10.300 KK yang nantinya didata dalam waktu dua bulan kedepan. Baik dilakukan dengan sistem quesioner maupun dengan digitaliasi smartphone .
“Untuk target pendataan selama 2 bulan sebanyak 10.300 KK ini melalui smartphone kurang lebih 2.100 KK. Dan melaui quesioner kurang lebih 8.200 KK dari Jumlah KK yang ada di Bursel sebanyak 16.000 KK,” kata Sahubawa.
Menurut dia, nanti sisanya setelah alokasi pendataan Dua bulan ini berjalan, baru stafnya akan turun mendata yang sisanya lagi.

“Terkait perincian data setiap kecamatan di Bursel sesuai data yang ada, untuk Kecamatan Leksula kurang lebih 2.258 KK, Kecamatan Namrole sebanyak 2.252 KK, Kecamatan Waesama, 1.753 KK, Kecamatan Ambalau 1.079 KK, Kecamatan Fena – Fafan sebanyak 877 KK, dan Kecamamatan Kepala Madan 2. 106 KK,” rincinya.

Ia berharap, agar masyarakat dapat menerima petugas yang mendatangi rumah warga harus disapa dengan senyum dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes), guna mencegah penyebaran Covid -19.
“Berikan informasi secara jelas dan benar atas kita punya data keluarga kepada petugas. Pastikan kita punya data keluarga terdata secara baik,” harapnya.

Diketahui sesuai informasi, pendataan Keluarga Tahun 2021 dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia kepada seluruh keluarga Indonesia yang berjumlah kurang lebih 77,9 juta kepala keluarga.

Adapun dasar BKKBN bersama Pemkab Bursel melakuan pendataan keluarga sebagai amanat UU 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. (RHM)

Comment