by

Pemkab Buru Diminta Lakukan Normalisasi Sungai Waekasar

beritakotaambon.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Waekasar, Kecamatan Waeapo, berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru dapat melakukan normalisasi aliran Sungai Waekasar.

Hal itu penting untuk dilakukan agar luapan air sungai itu tidak menjebol tanggul penahan banjir, sehingga menggenangi lahan pertanian milik warga.

Kepala Desa (Kades) Waekasar, Imam Sukaeni, mengungkapkan, tanggul Sungai Waekasar jebol pekan lalu, akibat luapan air sungai saat hujan deras. Akibatnya, lahan pertanian milik warga terendam air.

Kalau hal itu tidak segera dilakukan oleh Pemkab Buru, terangnya, maka warga Desa Waekasar hanya bisa pasrah, lahan pertanian mereka akan terendam air, jika setiap terjadi hujan deras.

Menurut Imam, luapan air Sungai Waekasar yang merendam lahan pertanian warga, terjadi hampir setiap tahun.

Namun selama ini, lanjutnya, warga masih bisa bertahan dengan cara membuat saluran-saluran kecil, untuk mengarahkan luapan air sungai ke luar dari lahan pertanian.

Baca juga: Pemdes Lala Fokus Peningkatan Jalan Pemukiman

“Hampir setiap tahun luapan air sungai ini terjadi, entah besar atau kecil, selalu terjadi luapan yang menghantam lahan pertanian masyarakat,” kata Imam, Rabu (22/9).

Dalam upaya mengatasi bencana alam ini, Imam Sukaeni, mengharapkan bantuan Pemkab Buru, Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Pusat, untuk dapat melaksanakan normalisasi sungai, baik dalam bentuk penguatan tanggul penahan banjir atau bentuk lainnya, asalkan lahan pertanian warga tidak lagi terendam luapan air Sungai Waekasar.

Baca juga: Honipopu Bangun Lampu Penerangan Jalan

“Jadi kita siap terima dalam bentuk apa saja. Yang jelas, kita sangat berharap bantuan untuk normalisasi sungai ini dilaksanakan oleh pemerintah,” pungkasnya. (MG-1)

Comment