by

Pemkab Buru Lakukan Evaluasi Jabatan, 24 Pejabat Eselon II Ikut Uji Kompetensi

Ambon, BKA- Sebanyak 24 pejabat eselon II dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru mengikuti uji kompetensi, yang digelar di Aula Kantor Bupati Buru, Senin (29/3).

Untuk menjaga kualitas pelaksanaan uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tersebut, Pemkab Buru bekerja sama dengan Tim Ahli Assessor dari Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar, untuk melakukan pemetaan kompetensi manegerial dan sosial kultural selama tiga hari. Mulai 29 hingga 31 Maret.

24 pejabat peserta seleksi uji kompetensi tersebut akan diuji oleh enam orang tim ahli assessor, dari Kantor Regional IV BKN Makassar.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buru, Efendi Rada, mengatakan, uji kompetensi itu dilakukan terhadap pejabat pimpinan tinggi yang telah menjalankan masa tugasnya lebih dari dua tahun.

Pelaksanaan uji kompetensi yang digelar itu sebagai sarana, untuk melakukan evaluasi bagi para pejabat tinggi di daerah tersebut.

“Uji kompetensi diikuti 24 orang. Jadi uji kompetensi job fit ini wajib dilakukan terhadap pejabat pimpinan tinggi yang masa baktinya lebih dari dua tahun. Ini sekaligus menjadi sarana bagi bupati selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), untuk mengevaluasi kinerja masing-masing pejabat ini. Untuk kemudian dilakukan uji kompetensi lagi, untuk menempati posisi-posisi yang sekiranya masih bisa dipertahankan dalam jabatannya semula, atau kah dirotasikan pada jabatan yang lain. Maka perlu dilakukan uji kompetensi ini,” kata Efendi.

Selain itu, uji kompetensi ini dilakukan untuk menggali potensi setiap pejabat, agar dapat ditempatkan pada jabatan yang sesuai.

Terpisah, Bupati Buru, Ramly Umasugi, mengatakan, proses uji kompetensi itu dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan manajemen ASN.

Uji kompetensi yang digelar itu guna mengukur potensi dan kompetensi seorang pejabat, serta menggali dan menentukan kemampuan yang dimiliki oleh pejabat tersebut.

“Hasil uji kompetensi ini selanjutnya dijadikan bahan pertimbangan, dalam pelaksanaan rotasi dan mutasi dalam lingkup Pemkab Buru. Jadi ada yang pengisian jabatan baru dan ada yang mutasi,” ujar Ramly, saat membuka kegiatan itu.

Untuk itu, Ramly berharap, para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Sehingga memperoleh hasil yang maksimal dan akurat.

“Harapannya, kinerja dari pejabat tinggi pratama yang lolos ini, kinerja harus betul-betul signifikan dan sejalan dengan hasil uji tes nanti,” harapnya.(MSR)

Comment