by

Pemkab Buru Raih Penghargaan KLA 2021

BURU-BKA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru berhasil meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), karena dinilai memiliki komitmen tinggi memenuhi hak dan perlindungan anak.

Penghargaan itu diterima oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru, M Ilias Hamid, yang dilakukan secara virtual, 29 Juli 2021.

Kepala DP3A Kabupaten Buru, Oclaila Sulaiman, mengungkapkan, Penghargaan KLA yang diterima Pemkab Buru itu, untuk kedua kalinya, setelah penghargaan yang sama diterima pada 2019 lalu.

Kepala DP3A Kabupaten Buru – Oclaila Sulaiman

Menurutnya, Kabupaten Buru menjadi salah satu dari dari 275 kabupaten dan kota di Indonesia, yang menerima penghargaan KLA 2021.

“Alhamdulillah, Kabupaten Buru masih dipercaya untuk mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak tahun 2021 tingkat pertama. Tentu ini merupakan catatan sekaligus PR (pekerjaan rumah) yang panjang, karena rasa bangga ini seperti masih jalan ditempat, sebab penghargaan yang diterima masih berada pada tahapan yang sama,” kata Oclaila, kepada BeritaKota Ambon di ruang kerjanya, Selasa (4/8).

Penghargaan KLA terbagi dalam lima predikat, yakni, Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA. Sementara Kabupaten Buru memenangkan penghargaan kategori pratama, dan dinilai telah memenuhi kriteria dalam evaluasi kinerja dari semua stakeholder anak di wilayah ini.

Baca juga: 54 KPM Desa Tifu Terima Bantuan Beras 10 Kg

“Ada kabupaten kota di Indonesia yang tidak lagi dipercaya mendapatkan penghargaan KLA, tetapi langsung di blok out. Artinya, ini adalah kegiatan tahunan, masih diberikan kepercayaan untuk mendapatkan KLA, tentu merupakan kebanggaan bagi kami di Kabupaten Buru. Dan penghargaan ini diberikan kepada pimpinan tertinggi kabupaten yakni bupati. Saya hanyalah sekertaris dalam wadah gugus tugas kabupaten layak anak,” ujar dia.

Dia menjelaskan, untuk Dinas P3A memang menjadi punggawa, tapi bukan berarti leading sektor. Karena leading sektor untuk Kabupaten Layak Anak ini adalah Gugus Tugas KLA, yang diketuai oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Buru, Ir Masri.

“Kalau penghargaan dari Kemen PPPA ini adalah kali ke empat. Karena sebelumnya tahun 2018 itu, Kabupaten Buru dapat penghargaan Satu Hari Belajar di Luar Kelas (Outdoor Classroom Day) dan itu untuk wilayah Indonesia Timur, Kabupaten Buru yang dapat satu-satunya. Pada tahun 2019 masih dapat penghargaan yang sama dan di tahun yang sama pula kita mendapatkan penghargaan kabupaten layak anak tingkat pertama. Jadi pada tahun 2019 itu dapat 2 penghargaan, yaitu OCDay dan penghargaan KLA tingkat pertama,” ungkapnya.

Sementara untuk tahun 2020, tidak ada penilaian KLA sama sekali, di tahun 2021 diadakan kembali evaluasi KLA dan tidak ada lagi penilaian OCDay.

“Jadi memang tidak ada penghargaan itu lagi tetapi alhamdulillah masih diadakan evaluasi KLA dan alhamdulillah Kabupaten Buru masih memperoleh penghargaan KLA walaupun masih pada tingkat yang sama dan untuk KLA sudah kedua kali meraih penghargaan,” tuturnya.

Baca juga: Disdik Buru Gelar Bimtek Pemutakhiran Data

Selain itu, ia mengucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Buru, Sekda, atas support yang diberikan, juga ada bapak
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Buru, atas kontribusi sebagai ketua gugus tugas kabupaten layak anak, sehingga Kabupaten Buru bisa mendapatkan amanah yang prestisius ini.

“Harapannya, semoga kedepannya Kabupaten Buru bisa naik kelas, mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak tingkat Madya, sehingga diharapkan ada support dan dukungan dari semua pihak,” pungkasnya. (MSR)

Comment