by

Pemkab Buru Turunkan Harga Rapid Antigen

beritakotaambon.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buru melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, menetapkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) antigen, sebesar Rp 109.000.

Ketetapan pemberlakuan tersebut sesuai dengan surat edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru Nomor: 37/ST-BURU/IX/2021, tentang harga tertinggi Rapid Test Antigen yang disampaikan kepada pimpinan Klinik Medika dan Klinik Rahmah.

Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru, Azis Tomia, pada Jumat 3 September 2021, di Namlea.

Ketetapan tersebut tertuang dalam Surat pemberitahuan Nomor: 800/357/VI/2021, dengan tujuan kepada seluruh pemilik apotek yang menangani Rapid Test Antigen di Kabupaten Buru.

Baca juga: Puskesmas Namlea Keluarkan Jadwal Penyuntikan Vaksin

Azis Tomia menjelaskan, hal tersebut menindaklanjuti surat edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor: HK.02.02/I/4611/2021, yang menetapkan harga maksimal Rapid Test Antigen di Pulau Jawa dan Bali Rp 99 ribu, dan untuk luar Jawa-Bali Rp 109 ribu. 

“Kami Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru menetapkan harga tertinggi Rapid Test Antigen di Kabupaten Buru sebesar Rp 109.000,” kata Azis, saat dikonfirmasi BeritaKota Ambon, via pesan WhatsApp, Minggu (5/9).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Buru itu menjelaskan, penetapan biaya Rapid Test Antigen itu melalui pembahasan bersama, antara Kementerian Kesehatan dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), berdasarkan hasil evaluasi perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan Rapid Test Antigen.

“Harga tersebut mulai berlaku pada hari Senin, 6 September 2021, di semua fasilitas kesehatan pelayanan Rapid Test Antigen mandiri di Kabupaten Buru,” ungkapnya.

Kata dia, Rapid Test Antigen itu hanya berlaku selama 1×24 atau hanya satu kali digunakan untuk keberangkatan.

Baca juga: Pemkab Buru Workshop Sosialisasi dan Pembinaan SPIP Menuju Level 3 Penuh

Azis Tomia menambahkan, sebelumnya Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Buru menetapkan bahwa harga Rapid Test Antigen di Kabupaten Buru sebesar Rp 200 ribu.

“Suratnya itu sudah dikirim ke Medika dan Rahmah sebagai fasilitas kesehatan pelayanan Rapid Test Antigen mandiri di Kabupaten Buru,” ungkapnya. (MSR)

Comment