by

Pemkab Kepulauan Tanimbar Salurkan Bansos

TANIMBAR-BKA, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Tanimbar menyalurkan sejumlah bantuan soasial kepada masyarakat, secara serentak.

Bantuan sosial yang disalurkan serentak tersebut, yakni, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Sosial Pangan (BSP) dan Bantuan Beras PPKM di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).

Penyerahan perdana dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, Jumat (30/7).

Fatlolon mengatakan, Pemerintah Pusat terus memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat Indonesia di masa pandemi Covid-19, termasuk masyarakat KKT yang tersebar dari ujung Molo Maru sampai Selaru.

Baca: Bulog Sentuh 7.891 Penerima Bantuan PPKM di KKT

Menurutnya, Presiden RI, Joko Widodo, dalam arahannya kepada Menteri Dalam Negeri yang intruksinya diteruskan kepada kepala daerah, gubernur, bupati dan walikota, pada 25 Juli lalu, agar segera mengatur penyerahan bantuan kepada masyarakat, berupa PKH, BST, BSP dan Bantuan Beras PPKM.

“Saya langsung meminta Dinas Sosial untuk berkoordinasi dengan Perum Bulog, juga dengan PT. Pos dan Giro Indonesia sebagai pelaksana, agar dilakukan percepatan penyaluran bantuan pemerintah itu,” terang Fatlolon.

Orang nomor satu di Bumi Duan Lolat tersebut mengungkapkan, langkah pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah, termasuk Pemkab Kepulauan Tanimbar.

Namun ditengah langkah upaya pencegahan penularan virus itu, katanya, pemerintah juga merasa penting untuk melakukan langkah penanganan ekonomi. Jangan sampai ekonomi masyarakat mengalami keterpurukan.

Karena itu, lanjutnya, bantuan-bantuan sosial terus diberikan kepada masyarakat, agar dipergunakan dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga.

Baca: Ketersediaan Oksigen Masih Cukup

Peningkatan ekonomi masyarakat, terangnya, harus turut diperhatikan. Jangan sampai karena protokol kesehatan yang berlebihan, mengakibatkan ekonomi masyarakat terpuruk. Sebaliknya, jangan sampai kepentingan ekonomi yang berlebihan, akhirnya protokol kesehatan terabaikan.

“Kedua hal ini harus berjalan seirama, dalam rangka menyelamatkan dan memastikan masyarakat hidup sehat dan selamat dari bahaya pandemi Covid-19,” kata Fatlolon.

Untuk itu, dia menghimbau, masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. “Pandemi Covid-19 ini belum berakhir, masih ada di sekeliling kita. Untuk itu, kita diminta untuk harus peduli dan waspada untuk terus mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Fatlolon.(BTA)

Comment