by

Pemkab MBD Akan Kembangkan Sopi Jadi Gula

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) bermaksud untuk mengembangkan minuman tradisional Sopi, menjadi gula merah.

Pemikiran itu tercetus saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pemkab MBD, dengan tema “RESOLUSI (Realita dan Solusi) Sopi di Maluku Barat Daya”, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkab MBD, Kamis (24/9).

Direktur Utama PT. Sinar Nusa Companny, Yan Soukota, mengatakan, dalam perencanaannya, pihaknya akan membangun kilang penampungan Sopi di tiga titik, yakni, Pulau Kisar, Letty dan Moa.

Anggaran pembangunan kilang penampungan Sopi ini mencapai ratusan miliar rupiah. Kapasitas tampung untuk satu unit kilang sebanyak 15 ribu ton.

Melkias Frans, salah satu putera terbaik Kabupaten MBD, yang pernah duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, mengatakan, Peraturan Daerah (Perda) tentang sopi ini belum sempat disepakati.

Menurutnya, aparat penegak hukum menganggap Sopi adalah minuman keras. Pihak Kesehatan menganggap ini merusak tubuh. Agama menganggap Sopi mendatangkan dosa. Masyarakat menganggap ini ekonomi sebagai mata pencaharian, masyarakat adat menganggap ini sebuah budaya adat istiadat.

Menanggapi berbagai pikiran yang muncul pada FGD tersebut, Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, mengatakan, selama ini dia tidak pernah menanggapi berbagai isu yang berkembang terkait Sopi. Karena memang belum ada satu pun hasil yang diperoleh.

Pada prinsipnya, ketika bersuara itu harus ada realita dan solusinya. Apalagi menyangkut Sopi yang merupakan persoalan besar selama ini, yang sulit ditemuka solusi.

Menurut Noach, selama ini berbagai bentuk forum diskusi untuk Sopi selalu menghindar untuk duduk bersama bacarita. “Kalau hanya duduk dan tidak ada hasil, itu sama saja. Perlu ada solusi, bukan hanya teriak tanpa solusi. Bersyukur, hari ini kita berbicara banyak hal. Dari banyak pikiran yang berkembang, Puji Tuhan, ada dua hal yang akan dilakukan sebagai jalan keluar pengembangan Sopi. Pertama, sopi akan di kemas untuk pembuatan gula sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat. Itu terjadi setelah ijin industri PT. Sinar Nusa Companny keluar, langsung dibuat MoU untuk pembangunan kilang penampungan Sopi. Itu yang bisa dilakukan dari proses FGD hari ini. Dari pada bacarita, mimpi, terus kepala sakit,” pungkas Noach. (LAM)

Comment