by

Pemkab MBD Fokus 6 Isu Strategis

Ambon, BKA- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) berupaya menjawab berbagai ketertinggalan yang dialami dalam proses pembangunan.

Untuk itu, ada enam isu strategis yang tengah diperjuangkan oleh Pemkab MBD pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ) tahun 2022, yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku di Swisbhel Hotel, Kamis (22/4).

Enam isu strategis tersebut, yakni, pertama, percepatan pembangunan konektivitas di dalam dan keluar daerah kabupaten MBD pada wilayah pesisir. Kedua, percepatan pembangunan jalan provinsi dan jalan nasional pada daerah tertinggal dan kawasan perbatasan di Kabupaten MBD. Ketiga, peningkatan SDM yang berfokus pada pengembangan komoditas unggulan daerah pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata secara berkelanjutan.

Keempat, percepatan pembangunan teknologi informasi dan komonikasi pada daerah pesisir untuk mendukung aktivitas ekonomi dan investasi. Kelima, peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat pada pusat-pusat kawasan strategis. Keenam, peningkatan jaringan listrik pada kawasan strategis pengembangan sentra perikanan di Kabupaten MBD.

Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, mengatakan, keenam isu strategis tersebut, tentu akan diupayakan berjalan di tahun 2022 mendatang, untuk menjawab persoalan di Kabupaten bertajuk “Kalwedo” itu.

“Dengan demikian, dukungan dan kerja sama Pemerintah Provinsi Maluku tentu sangat diharapkan, untuk mengatasi berbagai persoalan di MBD,” katanya.

Untuk diketahui, rapat tahunan tersebut diikuti oleh semua walikota dan bupati se-Provinsi Maluku, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang.

Dengan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan serta Peningkatan Kualitas SDM”, RKPD Maluku Tahun 2022 dilakukan sebagai ruang untuk menyelaraskan program dan sasaran kegiatan pembangunan daerah, serta melakukan klarifikasi program dan kegiatan usulan kabupaten/kota.(LAM)

Comment