by

Pemkot Akan Naikan Tarif Parkir Kendaraan

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan menaikan biaya parkir kendaraan dengan menerapkan tarif progresif bagi kendaraan roda dua hingga roda empat. Ini tercantum dalam Peraturan Walikota (Perwali) nomor 16 tahun 2021 tentang Pengaturan Biaya Parkir Pada Zona-zona Strategis.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menyebutkan, tarif progresif yang akan diberlakukan sesuai Perwali tersebut, seperti pemilik kendaraan akan dikenakan tarif dengan sistim per jam. Yakni untuk dua jam pertama akan dikenakan tarif normal, dan untuk jam berikutnya akan ada lagi tambahan bagi pemilik kendaraan.

“Jadi yang selama ini orang parkir dari pagi sampai sore itu cuman dikenakan bayar tarif sekali. Tapi kali ini tidak bisa. Jadi dua jam pertama dikenakan bayar tarif sekian, dan kalau mau tambah satu jam akan dikenakan bayar tarif sekian,” ungkap Richard, di sela-sela konferensi pers, di ULA Balai Kota, Senin (17/5).

Dia mengaku, Kota Ambon saat ini memiliki lima zona strategis. Diantaranya di seputaran A.Y. Patty, Said Perintah, A.M Sangadji, Sam Ratulangi, dan jalan Diponegoro. “Itu lima jalur strategis. Kalau kita simak itu potensi ekonomi pemerintah kota. Dan itu kita akan benahi betul,” tandasnya.

Menurut dia, penerapan tariff parkir progresif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak parkir secara sembarangan. “Tujuan dari ini, semata-mata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak parkir sembarangan,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah punya solusi terkait hal tersebut. Misalnya, seperti pemilik toko atau lainnya yang beroperasi di kawasan zona strategis tersebut, harus membayar parkir secara per bulan. “Membayar tarif parkir bulanan. Itu nanti bisa diatur dengan dinas perhubungan,” cetusnya.

Mantan anggota DPRD Maluku ini berharap, dengan penerapan tariff parkir progresif tersebut, masyarakat bisa sadar dalam melakukan parkir. Sebab jika parkir sesuka hati, dapat merugikan Pemerintah Kota Ambon. “Tentunya kalau seperti itu, akan merugikan pemerintah dan masyarakat lain yang ingin menggunakan tempat parkir tersebut,” tuturnya.

Richard juga menambahkan, dalam Perwali nomor 16 tahun 2021 itu, telah menjelaskan tentang tarif parkir yang baru. Yang nantinya akan diberlakukan sekitar 4-5 hari kedepan. “Mulai dari hari ini (kemarin) sampai waktu biaya tarif parkir diberlakukan, kami akan berikan sosialisasi kepada masyarakat,” tutupnya. (IAN)

Comment