by

Pemkot Ambon Tetap Komitmen Lawan Covid-19

Meski tingkat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih dibawah 300, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tetap komitmen untuk memutus mata rantai wabah mematikan tersebut.

“Itu tingkat konfirmasi covid itu sudah di bawah 300. Itu menggembirakan lah. Tapi tidak boleh membuat kita lengah, karena sewaktu-waktupun dia bisa naik,” ungkap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada wartawan, Senin (8/2).

Politisi Senior Golkar ini menilai, kunci utama untuk melawan atau membasmi Covid-19, hanya dengan mematuhi protokol kesehatan serta langkah tracking yang dilakukan tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon.

“Kunci utamanya yaitu ada pada trakcing, itu kuncinya. Kita lagi berupaya untuk laksanakan pola pendekatan yang terkait dengan pola trecking ini,” ujarnya.

Disebutkan, untuk memaksimalkan upaya dalam memberantas Covid-19, Satgas Covid-19 yang ada di desa/kelurahan akan turut diberdayakan.

“Di desa kita berharap, itu kita trakcing itu 1 berbanding 30. Jadi kalau misalnya satu orang kenal, paling tidak dalam rumahnya maupun di tempat kerja dan lingkungan 1 banding 30,” imbuhnya.

Jika dengan pola dimaksud dapat berjalan dengan baik, tambah Louhenapessy, maka optimis Covid-19 dapat dibasmi. “Kalau misalnya kita semakin trakcing itu banyak dan yang terkonfirmasi itu sedikit. Nah itu baru bisa kita optimis. Karena kuncinya itu ada di trakcing itu,” terangnya.

Menurutnya, masyarakat kota Ambon sudah merasa jenuh dengan kondisi Covid-19 yang belum dapat diselesaikan. Untuk itu, Dia berharap, masyarakat bisa membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Sekarang ini orang mungkin juga sudah jenuh. Saya pahami karena masyarakat sudah sangat jenuh sekali ya, dengan kondisi ini. Tapi kita tidak bisa pesimis, tetap harus bekerja keras untuk menangani itu,” harap dia. (IAN)

Comment