by

Pemkot Ambon “Tilang” Alfamidi

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot ) Ambon melalui tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon “menilang” dua gerai Alfamidi, yang beroperasi di Kecamatan Baguala dan Teluk Ambon.

Dua gerai Alfamidi tersebut diketahui sering beroperasi melewati waktu operasional yang ditentukan Pemkot Ambon, selama pandemi Covid-19.

Padahal di PSBB transisi tahap IX ini, Pemkot Ambon telah memberikan kelonggaran waktu operasional bagi tempat usaha hingga pukul 21.00 WIT, lebih lama dari sebelumnya yang hanya sampai 20.00 WIT.

Koordinator Fasilitas Umum Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali menemukan Alfamidi di kedua kecamatan itu beroperasi lewat batas waktu yang ditentukan.

“Mereka (Alfamidi) melanggar ketentuan batas operasional, yaitu, pukul 21.00 WIT. Seluruh aktifitas toko itukan tutup jam 21.00 WIT, namun mereka masih melakukan aktivitas lebih diatas jam 21.00 WIT,” ungkap Luhukay, kepada wartawan di Balai Kota, Senin (16/11).

Menurut dia, pihaknya telah memiliki bukti yang sangat otentik menyangkut pelanggaran yang dilakukan kedua gerai itu. “Kami dan tim punya bukti otentik terkait dengan pelanggaran itu. Dan kami telah melakukan penilangan,” ungkap dia.

Lanjutnya, kasus pelanggaran yang dibuat dua gerai tersebut telah berproses di bagian PPNS Pemkot Ambon, tepatnya di ULA Gedung Balai Kota Ambon.

“Sementara mereka sedang berproses dengan PPNS yang ada di Kota Ambon,” cetus dia.

Luhukay mengungkapkan, sanksi yang akan diberikan kepada kedua gerai itu, berupa denda administrasi sebesar Rp 25 juta. “Jadi kalau AM punya dua pelanggaran, berarti total Rp 25 juta, ” tandas dia.(BKA-1)

Comment