by

Pemkot Ancam Polisikan SPBU Lateri

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon lewat Satuan Polisi Pamong Praja, mengancam mempolisikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Lateri, Kecamatan Baguala. Namun ancaman ini akan dilakukan jika SPBU Lateri kembali tertangkap melakukan praktik ilegal oil, dengan menjual premium ke jerigen.

Data yang dimiliki koran ini, SPBU Lateri beberapa waktu lalu tertangkap basah oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Ambon karena menjual premium kepada salah satu oknum konsumen sebanyak 1000 jerigen ukuran 30 liter.

Premium yang merupakan BBM bersubsidi dari pemerintah kepada masyarakat kecil ini, sengaja dijual saat tengah malam. Yakni dilakukan sekira pukul 00.30 WIT, diluar jam operasi penerapan PSBB transisi.

Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Kota Ambon, Josias Lopies mengatakan, pihaknya akan proaktif dalam memantau aktivitas seluruh SPBU di Kota Ambon.

“Kalau sampai kedapatan, SPBU dimana saja, asalkan wilayah Kota Ambon maka langsung di proses hukum. Kami akan pantau terus. Hal ini kami lakukan, agar insiden ilegal oil seperti yang dilakukan SPBU Lateri, beberapa waktu lalu tidak terulang kembali,” sebutnya.

Dia mengaku, perbuatan ilegal oil yang dilakukan SPBU Lateri bisa menjadi contoh keseluruh pemilik SPBU yang ada di Kota Ambon. “Jadi kita jalan itu satu paket. Setiap malam, kita selalu mengawasi aktivitas SPBU, beserta waktu operasionalnya. Dan juga memantau semua kuliner-kuliner malam, jangan sampai melanggar batas waktu yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Fasilitas Umum Satgas Ambon, Richard Luhukay mengatakan, SPBU Lateri bisa denda sampai Rp 50 juta, atas perbuatan melanggar aturan walikota terkait waktu beroperasi. (IAN)

Comment