by

Pemkot Cabut Posko PSBB

Ambon, BKA- Warga Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) maupun kota Ambon saat ini bebas masuk keluar daerah perbatasan. Sebab, Pemerintah Kota Ambon telah mencabut Posko PSBB yang dibangun di beberapa titik perbatasan.

Namun bagi masyarakat yang akan beraktivitas di dalam Kota bertajuk Manise ini, diwajibkan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

Untuk diketahui, posko yang dipasang Pemkot yaitu Posko PSBB yang terletak di kawasan Larier, Desa Passo, Hunuth atau Durian Pata dan wilayah Laha. Termasuk posko di dalam Bandara Pattimura, juga telah dicabut.

Alasan pencabutan posko PSBB itu karena dianggap sudah tidak lagi efektif, lantaran surat izin keluar masuk tidak lagi berlaku.

“Seluruh pos-pos check point yang ada di perbatasan, sejak hari ini (kemarin) tidak lagi ada. Kita hentikan seluruh pos yang ada diperbatasan di Laha termasuk di Bandara, Passo dan Hunuth,” ungkap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy kepada awak media, di hotel Marina, Kamis (10/12).

Menurut dia, pihaknya akan lebih meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terkait Protokol Kesehatan, untuk selalu memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Meskipun sebagian masyarakat sudah sadar dengan pentingnya memakai masker, yang menjadi perhatian yaitu tingkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga jarak ketika berada dalam transportasi umum.

“Dinas perhubungan akan mobile untuk terus mensosialisasi kepada masyarakat terutama bagi pemilik dan pengguna jasa transportasi angkutan umum. Karena mungkin akibat target pendapatan dan kewajiban membayar kredit dan sebagainya, semua jadi masukan untuk kita kaji lagi bersama lembaga keuangan agar ada support,” ujarnya.

Dia menegaskan, pihaknya akan memberikan perhatian terhadap mobilisasi para penumpang, baik udara, laut, maupun darat. Dengan begitu, penyebran Covid-19 dimungkinkan dapat ditekan. Dan jika memang kondisi Kota Ambon, kembali memperihatinkan akibat penyebran Covid-19, maka Posko tersebut akan dibangun kembali.

“Sewaktu-waktu ketika kondisinya memprihatinkan, kita akan dengan peraturan yang ada, kita kembali lagi pada kebijakan yang sama,” tukasnya. (BKA-1)

Comment