by

Pemkot Diingatkan Soal Pinjaman 50 Miliar

Ambon-BKA, Setelah mendapat persetujuan dari DPRD, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon diingatkan untuk segera merealisasikan hutang pihak ketiga yang mencapai sekitar Rp 29 miliar. Sehingga sisa dari anggaran tersebut bisa digunakan untuk sejumlah program yang lebih menyentuh kepada masyarakat.

“Ya harapan kita seperti itu. Agar dana pinjaman 50 miliar ini bisa digunakan tepat sasaran. DPRD dan Pemkot sudah lakukan persetujuan untuk pinjaman dana itu dan sudah direalisasikan,” terang Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, saat dihubungi wartawan, Rabu (21/7).

Politisi Golkar ini mengaku, dari total anggaran pinjaman Rp 50 miliar itu, sekitar Rp 29 miliar akan digunakan untuk membayar hutang pihak ketiga. Sementara sisanya akan digunakan untuk melanjutkan program pembangunan.

“Alasan pinjaman itu disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Dan kita lihat situasi tidak memungkinkan. Dan ada 29 miliar yang harus dibayar dan sisanya itu untuk melanjutkan pembangunan, dan sebagian untuk Covid-19,” sebut Toisuta.

Disinggung soal sisa anggaran penanganan Covid-19, Toisuta mengaku, ada sebagian anggaran penanganan Covid-19 di tahun 2020 lalu. Dan dari dana pinjaman tersebut, ada sebagian juga yang nantinya digunakan untuk penanganan Covid-19 jika diperlukan.

“Itu memang bukan untuk Covid-19, tapi didalamnya itu sudah ada. Memang sebagian anggaran Covid-19 masih ada. Tapi ketika dibutuhkan, bisa digunakan seperti itu.

Dikatakan, dari total pinjaman tersebut, telah diberikan deadline ke Pemkot Ambon hingga akhir Desember 2021 untuk melakukan pelunasan. Dan sesuai fungsi pengawasan, DPRD akan tetap melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana pinjaman Rp 50 miliar tersebut.

“Kita tetap lakukan pengawasan. Karena kesempataan pinjaman itu ada item-item disepakati untuk itu. Dan Desember pinjaman itu sudah harus selesai. Jadi 50 miliar itu pengembaliannya itu Desember sudah harus selesai,” tutup Toisuta. (UPE).

Comment