by

Pemkot Diminta Bayar Insentif Petugas Kebersihan

Ambon, BKA- Anggota DPRD Kota Ambon, Yusuf Wally, kembali ingatkan Pemerintah Kota Ambon untuk segera membayar insentif para petugas kebersihan, yang hingga kini belum direalisasikan akibat pandemi Covid-19.

Menurut Wally, insentif petugas kebersihan di Kota Ambon telah dipangkas, dengan alasan pandemi Covid. Namun, petugas kebersihan masih tetap setia menjalankan tanggungjawabnya dalam menjaga kebersihan

Politisi PKS ini menilai, Pemkot Ambon harus segera memberikan insentif para petugas kebersihan. Sebab insentif tersebut sangat dibutuhkan, mengingat kondisi pandemi Covid-19.

Anggota Komisi III DPRD Ambon ini mengaku, Komisi III telah melakukan mediasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, beberapa waktu lalu, untuk membahas persoalan insentif tersebut.

“Komisi sudah pertanyakan insentif 780 petugas kebersihan ke DLHP. Dari sekian banyak itu, sampai hari ini belum mendapatkan insentif,” tandas Wally, saat dikonfirmasi koran ini, Minggu (1/11).

Dikatakan, kondisi pandemi saat ini jangan dijadikan sebagai alasan untuk menunda insentif ratusan petugas kebersihan. Sebab para petugas kebersihan sangat mengharapkan dana tersebut. Apalagi dimasa pandemi Covid yang sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.

Ia menjelaskan, DLHP Kota Ambon sendiri telah mengusulkan ke Pemkot Ambon lewat bagian keuangan untuk pembayaran insentif pekerja kebersihan. Hanya saja, hingga saat ini belum ada tanggapan terkait insentif dimaksud.

Bahkan, sambung dia, saat rapat bersama dilakukan, DLHP juga meminta DPRD turut mendorong agar insentif bisa diberikan oleh Pemkot.

“Kalau pak Walikota merasa empati bahwa para petugas ini yang berupaya sehingga Ambon bisa meraih adipura, jangan abaikan mereka hanya dengan alasan Covid,” pesannya.

Wally juga mengingatkan DLHP Kota Ambon agar segera mempekerjakan 12 buruh sampah yang sebelumnya diistirahatkan lantaran melakukan aksi mogok.

“Untuk 12 buruh sampah yang telah diistirahatkan oleh Pemkot itu, segera dikembalikan untuk dipekerjakan kembali sebagai buruh sampah. Walaupun nanti kemudian diberikan surat pernyataan,” harapnya. (UPE)

Comment