by

Pemkot-FK Unud Teken Kerja Sama

beritakotaambon.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Kesehatan melakukan Penandatanganan Kerja Sama dengan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) tentang pelayanan kesehatan di bidang mata pada Balai Kesehatan Mata Ambon Vlissingen.

Penandatangan itu dilakukan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes, di Gedung Teater FK Universitas Udayana.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, turut menyaksikan penandatanganan kerjasama, didampingi Kepala Balai Kesehatan Mata AV, Daniel Siegers dan Plt. Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota Ambon, Lexy Manuputty. Sementara dari FK Udayana, turut hadir, Dr. dr. I Gede Eka Wiratnaya, Sp.OT(K) (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan), Dr. dr. I Made Sudarmaja, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), dr. I Md. Ady Wirawan, MPH, Sp.KKLP, Ph.D (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi), Dr.dr. A.A. Mas Putrawati Triningrat, Sp.M (K), (Koordinator Program Studi Ilmu Kesehatan Mata), Ni Ketut Dewi Megawati, S.H.,M.H.(Koordinator Tata Usaha), I Gusti Ayu Purnama Dewi, S.E. (Sub Koordinator Pendidikan dan Kerja Sama), dan dr. Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, MPH (Koordinator Unit Pengelola Informasi dan Kerja Sama).

Dalam sambutannya, Louhenapessy berterima kasih kepada Dekan Fakultas Kedokteran Unud, yang bersedia melakukan kerjasama dengan Pemkot Ambon di bidang kesehatan, khususnya kesehatan mata.

Baca juga: DPRD Setuju Kalau Lokasi Ambon New Port Dialihkan

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon, saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena pagi ini (kemarin) kita bertemu lagi di tempat yang indah, ruangan yang memberikan inspirasi bagi saya sebagai Walikota dan Pemkot Ambon untuk mengolah tugas-tugas pelayanan ke depan. Dalam kaitan dengan penandatangan kerja sama antara fakultas kedokteran Universitas dengan Pemkot, secara intensif dengan Dinas Kesehatan Kota Ambon,” ungkapnya, lewat rilis Humas Pemkot Ambon, yang diterima media ini, Kamis (28/10).

Menurutnya, kunjungan itu adalah yang kedua kali. Dimana yang pertama kali saat penandatanganan MoU antara Walikota Ambon dengan Rektor Universitas Udayana, Anak Agung Raka Sudewi. Dan kali ini Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kesehatan Kota Ambon dengan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali.

“Penandatangan Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari MoU, yang telah saya tandatangani dengan Rektor Universitas Udayana beberapa waktu lalu,” terangnya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya Pemkot Ambon memiliki kerjasama Sister City dengan Vlissingen di Belanda, dan Darwin di Australia. Khusus untuk Vlissingen, masyarakat Maluku di sana relatif cukup banyak dan mereka ingin sekali membuat sesuatu kepada daerah asal mereka, Ambon.

“Komunikasi yang intens dalam hubungan Sister City dengan Vlissingen, yang disupport oleh Pemerintah Kota Vlissingen, diwujudkan dalam kerja sama di bidang pendidikan, lingkungan hidup dan kesehatan. Di bidang kesehatan ini, kemudian dibangun Balai Kesehatan Mata. Dimana fisiknya dibangun Pemkot Ambon, sedangkan kelengkapan medisnya disiapkan masyarakat Maluku di Vlissingen dan Pemerintah Kota Vlissingen,” terang Louhenapessy.

Menurutnya, hubungan Sister City yang baik ini, membuat setiap tahun ada kunjungan berbalas dari Vlissingen maupun dari Ambon.

Politisi Golkar ini menjelaskan, dampak dari hadirnya Balai Kesehatan Mata ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Ambon. Namun keterbatasan dokter mata di kota Ambon, membuat Pemkot harus membangun jaringan kerjasama secara intens dengan sejumlah potensi-potensi kesehatan yang ada di Indonesia.

Baca juga: DPRD Fokus Pembahasan PKS Dengan MEA

“Setelah melalui kajian dan berbagai pertimbangan dari maka Pemkot Ambon memutuskan untuk membangun kerjasama dengan FK Universitas Udayana Bali. Yang telah berpengalaman melahirkan dokter spesialis mata yang berkualitas,” tandasnya.

Ia berharap, dengan kerjasama ini, ke depan Balai Kesehatan Mata AV bukan terbatas sebagai Balai Kesehatan. Tetapi sesuai dengan upaya dan harapan dari Menteri Kesehatan, dapat berkembang menjadi Rumah Sakit Mata bagi Ambon.

“Karena minimnya dokter spesialis mata di Ambon, saya berharap agar kerjasama ini tidak terbatas hanya dalam bentuk status. Tapi dia harus bergerak ke depan sehingga betul-betul embrio ini menjadi kekuatan, untuk pada waktunya Ambon memiliki sebuah rumah sakit mata,” harapnya.

Walikota dua periode ini juga berharap, ada dokter mata yang dikirim ke Ambon untuk membantu di Balai Kesehatan mata saat ini. Selain itu, kedepan dokter-dokter dari Ambon bisa mengambil spesialis mata di Universitas Udayana.

“Kerjasama yang luar biasa hari ini, yang akan menjadi pintu masuk kepada Pemerintah Provinsi Maluku, secara khusus kepada Pemerintah Kota Ambon. Seandainya berkenan untuk dapat mempertimbangkan dalam upaya-upaya pengembangan kesehatan masyarakat kedepan, mungkin ada dokter-dokter di Ambon yang bisa kita koordinir untuk mengambil spesialisasi di Universitas Udayana ini. Sebagai bagian dari meningkatkan kesehatan masyarakat di Ambon. Memang di Ambon sudah ada FK, tapi belum ada program spesialis. Dengan demikian ini juga menjadi embrio dalam upaya untuk mendorong kerjasama itu,” pungkasnya.

Baca juga:
Tersisa Hatalai Belum Terpasang Fiber Optik

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali, Dr. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M.Kes, berterima kasih dan sangat senang karena mendapat kepercayaan dari Pemkot Ambon untuk menjadi mitra dalam memulihkan tenaga kesehatan yang bisa membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Ambon

“Kepercayaan ini akan kami laksanakan dengan sebaik-baik baiknya. Kedepan kami berharap kerjasama ini bisa terus berkembang lagi, karena sebagai institusi pendidikan tugasnya bukan hanya pendidikan dan pengajaran. Tetapi juga penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat yang nantinya bisa diimplementasikan dan dilaksanakan juga di wilayah kerja. Sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya baik untuk Pemkot Ambon dan FK Universitas Udayana,” tutupnya. (IAN)

Comment