by

Pemkot Gelar Safari Ramadhan

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar Safari Ramadhan di beberapa lokasi. Yaitu Negeri Rumah Tiga, Laha, dan Batu Merah, Rabu (5/5). Giat ini ditandai dengan pembagian 750 paket sembako kepada masyarakat yang tidak mampu serta terdampak Covid-19.

Diketahui, hal ini merupakan kegiatan rutinitas setiap tahun yang dilakukan Pemkot Ambon dalam setiap bulan suci Ramadhan. Namun kali ini, digelar dengan prosedur yang sedikit berbeda, akibat pandemi Covid-19 yang masih mewabah di kota bertajuk Manise ini.

Masyarakat yang mendapatkan bantuan lewat Safari Ramadhan ini, dinilai layak untuk menerima bingkisan dimaksud. “Giat ini sedikit berbeda, tapi dengan tujuan yang sama,” ungkap Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru, disela-sela Safari Ramadhan.

Bantuan yang diberikan, harap Latuheru, bisa dimanfaatkan masyarakat selama ramadhan, serta menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah (2021). “Jangan melihat isinya, tetapi keikhlasan Pemkot dalam membantu masyarakat,” tandasnya.

Bukan itu saja, Dia juga mengaku, setelah sampai di rumah jangan lupa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas rahmat-Nya, sehingga masyarakat yang ada dapat terbantu. “Jangan berdoa sedikit. Tapi banyak-banyak. Sehingga mendapatkan keberkahan baik kepada kalian maupun Pemkot,” pesannya.

Karena dengan bersyukur kepada Allah SWT, sambung Latuheru, kemungkinan di tahun-tahun akan datang Pemkot bisa kembali berbagai kasih kepada masyarakat. “Yang paling penting adalah kita harus tetap bersyukur kepada Allah,” sebutnya.

Beberapa tahun sebelumnya lewat Safari Ramadhan, tambah Latuheru, Pemkot Ambon berbuka puasa bersama dengan masyarakat. Namun di tahun ini harus ditiadakan, karena kota Ambon masih dalam kondisi pandemi Covid-19, sekalipun dalam zona kuning.
“Dimasa pandemi ini, pemerintah berikan pembatasan-pembatasan masyarakat. Buka puasa bersama itu, belum bisa dilaksanakan secara massal. Bisa buka bersama, tetapi dalam bentuk terbatas. Semua ini untuk dapat menghindari ancaman penularan Covid-19,” kuncinya. (IAN)

Comment