by

Pemkot Pasang CCTV di 32 Titik

Ambon, BKA- Awal tahun ini, Pemerintah Kota Pemkot Ambon telah memasang CCTV yang tersebar pada 32 titik di kota Ambon. Yakni beberapa jalan utama, kawasan aliran sungai, hingga sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS).
“Jadi dalam tahun ini yang pertama adalah kita sudah memasang 32 titik CCTV pada lokasi-lokasi jalan utama. Kemudian 5 aliran sungai yang menjadi prioritas yang sering terdampak banjir. Kemudian lokasi-lokasi TPS yang sering menjadi masalah,” ungkap Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Joy Adriansz, kepada wartawan, Senin (1/2).

Menurutnya, dengan dipasang CCTV pada titik–titik dimaksud, masyarakat Kota Ambon bisa sadar untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita harap dengan pemantauan ini benar-benar masyarakat akan taat dan patuh untuk menjaga lingkungan dimana dia berada. Juga menjadi pengawasan atau monitoring bagi ASN maupun OPD terkait, untuk bagaimana bisa melihat kondisi yang ada. Baik itu di jalur-jalur jalan bagi dinas perhubungan. Kemudian untuk lokasi sungai bagi OPD terkait dengan infrastruktur maupun terkait dengan persampahan, begitu juga dengan TPS,” ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya telah menyurati Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Maluku untuk bagaimana ada penambahan-penambahan CCTV.

“Sementara dalam minggu ini kita menyiapkan surat ke bapak kapolda, untuk kita minta sharing CCTV Polda Maluku, yang memang sejak awal sudah kita bicarakan dengan bidang TIK Polda Maluku. Jadi sudah dikomunikasikan, hanya secara instansi kita akan menyurat dalam waktu dekat. Sehingga ketika ada penambahan, itu berarti sudah ada kurang lebih ada 55 CCTV yang bisa kita pantau pada komersentil kita,” ungkapnya.

Semua yang dilakukan, lanjut dia, bukan untuk kepentingan pribadi, malainkan untuk kepentingan bersama di kota Ambon. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Semua ini untuk kebaikan bersama. Bukan untuk kami. Kalau dengan pasang CCTV, kemungkinan Ambon, masyarakat bisa terpantau kalau ingin melakukan sesuatu yang tidak diinginkan,” cetusnya. (IAN)

Comment