by

Pemkot Perketat Pelayanan Satu Pintu

Demi menekan angka Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mulai perketat pelayanan satu pintu di Balai Kota. Warga yang akan melakukan pengurusan administrasi akan diperiksa secara ketat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Ambon, Benny Sellano mengaku, aturan ini sudah diberlakukan sejak beberapa hari lalu. Yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kepadatan di gedung Balai Kota Ambon.

Sebab, angka kasus terkonfirmasi positif di Ibukota Provinsi Maluku mengalami kenaikan signifikan. Dengan perbelakuan dimaksud, diharapkan dapat mengurangi dan menekan angka positif.

“Semua pintu sudah kita tutup, masyarakat atau pegawai yang ingin berurusan di Gedung Balai Kota, dapat melalui pintu belakang,” ungkap Selanno, kepada wartawan, Selasa (6/7).

Menurutnya, masyarakat maupun pegawai diwajibkan untuk memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya, mengantongi kartu vaksin dan swab PCR.

“Swab PCR yang dinyatakan negatif baru diijinkan masuk. Kalau tidak ada itu, masyarakat maupun pegawai harus memiliki hasil rapid antigen,” terangnya.

Selanno juga berharap, masyarakat juga mendukung upaya pemerintah untuk menekan virus Corona di Kota bertajuk Manise ini. (IAN)

Comment