by

Pemkot Polisikan Seorang Mahasiswa

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya polisikan salah seorang mahasiswa inisial VM karena diduga menyebar ujar kebencian (hate speech) terhadap Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, lewat akun Facebook-nya.

Lewat rilis Media Center Pemkot Ambon, Sabtu (17/7), VM pada postingan FB miliknya memuat gambar walikota mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) dengan dibubuhi cap Wanted (Dicari).

Tak sampai disitu, pada gambar tersebut juga memuat tulisan Dicari Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, SH usia 66 Tahun, Note. Barangsiapa Menemukan Beliau Harap Hubungi Masyarakat.

Atas perbuatan VM maka Walikota Ambon telah memberikan surat kuasa ke Bagian Hukum untuk laporan pengaduan ke Polresta Ambon dan Pulau-pulau Lease. Dimana saat ini sedang ditindaklanjuti proses penyelidikan terhadap VM selaku pemilik akun, ungkap, Plt. Kepala Bagian Hukum, Sekretariat Kota Ambon, Lexy Manuputty.

Manuputty mengaku, sebelum ke Polresta, VM telah datang ke Balai Kota dan bertemu dengan dirinya selaku Plt. Kabag Hukum, bersama Kadis Perindag yang juga mantan Kabag Hukum, John Slarmanat, serta Kasat Pol PP, Josias Lopies, untuk klarifikasi terkait postingannya itu.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, VM mengakui perbuatannya, memposting gambar Walikota Ambon pada akun FB. Setelah klarifikasi, yang bersangkutan langsung dibawa menuju ke Polresta Ambon untuk proses penyelidikan atau pengambilan BAP, terangnya.

Menurutnya, karena diduga melakukan ujaran kebencian kepada Walikota Ambon, VM disangkakan pasal 45A angka 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (IAN)

Comment