by

Pemkot Siapkan 400 Kader Data Keluarga

Untuk melakukan pendataan keluarga pada 50 desa/negeri dan kelurahan di kota Ambon, Pemerintah Kota (Pemkot) siapkan 400 kader. Bahkan proses pendataan yang dilakukan, hampir selesai.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kota Ambon, Welly Patty mengatakan, ratusan kader tersebut akan melakukan pendataan dengan sasaran pemetaan keluarga sebanyak 68.000. Pendataan itu dilakukan untuk basis data, sebagai dasar bagi pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan keluarga di Kota Ambon.

Dimana itu dilakukan sesuai amanat undang-undang 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Pendataan Keluarga 2021, lanjut Welly, selain mendorong pembentukan satu data keluarga Indonesia, program itu juga diharapkan menjadi dasar kebijakan peningkatan dan pemerataan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Dengan hasil evaluasi bersama tim pendataan, di Kota Ambon sendiri sudah 87 persen keluarga yang telah terdata. Data tersebut tinggal di input ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),” terang Welly, kepada wartawan, Jumat (28/5).

Dia mengaku, pihaknya sudah mengundang BKKBN Provinsi Maluku untuk melihat secara langsung bagaimana posisi pendataan yang dilakukan. “Memang kalau di pusat, untuk Kota Ambon baru mencapai 48 persen yang terdata. Tapi, kalau dari Ambon setelah dievaluasi itu sudah mencapai 87 persen.
Yang jadi masalah dalam pendataan, sambung dia, adalah jaringan. Yang kemudian berpengaruh terhadap pengiriman data. Sehingga jumlah data yang masuk ke pusat dan yang telah di input dari Kota Ambon itu berbeda.

“Kita telah menggunakan aplikasi smartphone untuk menginput data. Namun data manual juga harus disiapkan, sebab tahun depan akan diadakan sarasehan. Sehingga jika data manual tidak disiapkan, maka akan mempersulit tim untuk melakukan verifikasi data,” tutupnya. (IAN)

Comment