by

Pemkot Sisipkan GGM di Upacara HUT RI

Ambon, BKA- Peringati hari lahir Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 tahun di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Ambon gelar upacara HUT RI di halaman Balai Kota, Senin (17/8). Upacara tersebut dilakukan dengan protokol Covid-19, dengan menyisipkan Gerakan Gebrak Masker (GGM).

Walikota Ambon, Ricard Louhenapessy selaku Inspektur Upacara, menyerahkan masker secara simbolis kepada 10 kepala desa dan kepala kelurahan di kota Ambon.

Penyerahan masker itu merupakan bagian dari Gerakan Gebrak Masker (GGM). Yakni sesuai petunjuk Mendagri, Tito Karnavian, melalui Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Nata Irawan, kepada Gubernur, Bupati atau Walikota, agar perihal pelaksanaan GGM tepat pada 17 Agustus 2020.

Surat ini, menindaklanjuti arahan Presiden tentang keterlibatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam perubahan perilaku di masa pandemi Covid-19.

Sepuluh kepala Kelurahan atau Desa yang menerima masker, diantaranya Kelurahan Tihu, Desa Poka, Negeri Hative Kecil, Negeri Batu Merah, Kelurahan Honipopu, Kelurahan Rijali, Kelurahan Wainitu, Kelurahan Waihaong, Kelurahan dan Negeri Passo.

Pantauan koran ini, sesuai protokol Covid-19, pelaksanaan upacara hanya diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah kepala Kelurahan dan Kepala Desa yang berlangsung sekira 40 menit.

Seluruh peserta upacara wajib memakai masker dan menjaga jarak sekitar satu meter antara satu dengan yang lain. Bahkan wajib mencuci tangan sebelum dan sesudah upacara.

Pembacaan Teks Proklamasi, dibacakan oleh Ketua DPRD Kota Ambon, Ely Toisutta. Selain itu, Do’a dibawahkan langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Zain Firdaus Kasiupi.

Sementara untuk pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar serta pidato, ditiadakan. Mengingat Kota Ambon masih berada dalam zona merah (tinggi) penyebaran Covid-19.

Usai upacara, Louhenapessy mengatakan, GGM tersebut akan dipelopori oleh tim PKK Provinsi maupun Kota untuk masuk di sepuluh titik Kelurahan dan desa dimaksud.

“Sesuai petunjuk Mendagri, dipelopori oleh PKK, kurang lebih ada tiga ribuan sampai 4 ribuan masker. Tapi itu nanti lewat program Kemendes. Itu program namanya, setengah miliar masker secara nasional. Jadi tiap-tiap penduduk diharapkan punya masker, ” tandas Louhenapessy, usai upacara HUT Kemerdekan RI.

Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Walikota Ambon, Syarif Halder, dan Sekertaris Kota Ambon, Antonhy Gustaf Latuheru. (BKA-1).

Comment