by

Pemkot Tambah Tempat Isolasi Terpusat

Sesuai data Satgas Covid-19 Kota Ambon, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Ibukota Provinsi Maluku ini terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Hal ini membuat tiga tempat isolasi terpusat milik Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon penuh, hingga kembali menambah satu tempat isolasi terpusat.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriansz mengaku, Pemkot telah menambah satu tempat isolasi terpusat atau rumah sakit lapangan untuk pasien Covid-19.

“Pemkot tambahkan satu lagi RS lapangan, yaitu di Asrama LPMP dengan kapasitas 119 pasien, ungkap Joy, lewat keterangan pers yang diterima Koran ini, Rabu (14/7).

Dijelaskan, tiga tempat isolasi terpusat sebelumnya telah dibangun di dua hotel dan satu guest house, dengan daya tampung keseluruhan sebanyak 230 pasien Covid-19.

“Tapi semua itu sudah penuh. Oleh sebab itu masyarakat diharapkan dapat mendukung pemerintah dan tenaga kesehatan dalam upaya pengendalian pandemi,” sebutnya.

Joy juga memastikan, penambahan RS lapangan ini disesuaikan dengan ketersediaan tenaga kesehatan (nakes), sehingga pelayanan di puskesmas tidak terabaikan. Bahkan Pemerintah Provinsi Maluku juga telah menyediakan tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Waiheru, dan dalam waktu dekat akan ditambah.

“Tempatnya itu di Balai Diklat Pertanian dan Balai Diklat BPSDM. Karena adanya penambahan kasus yang luar biasa ini, sehingga RS lapangan menjadi penuh dan harus ditambah,” beber dia.

Menurutnya, hingga 11 Juli 2021, ada 95 tenaga kesehatan yang terpapar virus mematikan ini. Baik dokter, perawat, maupun SDM kesehatan lainnya.

Dalam situasi keterbatasan RS lapangan dan ketersediaana nakes, kami menghimbau kepada masyarakat yang tidak punya kepentingan selain kepentingan pekerjaan untuk sementara waktu dapat berada di rumah. Apabila keluar bekerja, setelah kembali diharapkan dapat membersihkan diri sebelum berkumpul bersama keluarga yang lain, pesan Joy. (IAN)

Comment