by

Pemkot Tolak Usulan IAIN Kuliah Tatap Muka

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menolak usulan Institut Agama Islam Negeri (IAN) Ambon, yang berkeinginan menggelar perkuliahan tatap muka.

Karena penolakan tersebut, sehingga proses perkuliahan pada semester genap tahun akademik 2020/2021 tetap dilakukan secara Daring.

Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik dan Kelembagaan IAIN Ambon, Prof. Dr. La Jamaa, mengungkapkan, pada bulan Januari lalu pernah mengusulkan ke Pemkot Ambon, agar proses perkuliahan dikampus itu dapat dilakukan secara tatap muka menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Namun tidak dijinkan karena masih adanya penyebaran virus corona.

“Bulan kemarin, kita mengusulkan untuk kuliah tatap muka, tapi pemkot tolak. Jadi kita akan tetap kuliah online pada semester genap, yang akan mulai bulan Maret depan,” ucap La Jmaah, Minggu (7/2).

Terkait penolakan tersebut, kata dia, pihaknya tidak bisa membantah, mengingat Kota Ambon masih dalam zona orange. Sehingga perlu harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perkembangan Covid-19.

“Sekaliupun kita sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Agama (Kemenag) maupun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melaksanakan kuliah tatap muka, tetap saja belum bisa kuliah tatap muka. Karena belum mendapatkan ijin dari pihak Gugus Tugas (Gustu) maupun Pemkot Ambon. Jadi sesuaikan saja dulu. Sebab Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Pemkot Ambon diberikan kewenangan untuk memutuskan belajar tatap muka disesuaikan dengan perkembangan Covid-19. Jadi, kalau misalanya di Kota Ambon masih zona orange sekarang ini, kita tidak bisa paksakan,” terangnya.

Untuk tetap mempertahankan perkuliahan Daring dapat berjalan dengan baik, diakuinya, tidak mudah. Masih membutuhkan kesiapan sarana dan prasarana yang memadahi, khusus bagi mahasiswa. Namun mengingat, masih adanya penyebaran virus, menyebabkan, pihaknya akan tetap berupaya untuk melakukan proses perkuliahan secara tatap muka. Dengan harapan, pandemi Covid-19 cepat berakhir, agar di waktu mendatang aktivitas kampus kembali berjalan normal.

“Memang ada kendala dengan kuliah Daring. Tapi karena menjadi keharusan, jadi kita harus tetap upayakan kuliah Daring tetap jalan. Kita berharap, Covid-19 ini selesai supaya proses kuliah bisa berjalan secara tatap muka,” pungkasnya.(LAM)

Comment