by

Pemkot Upayakan Masuk Zona Hijau

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) lewat tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19, akan terus berupaya agar Kota Ambon bisa keluar dari zona kuning (rendah) menuju zona hijau penyebaran Covid-19.

“Meskipun kita sudah dalam zona kuning, kita akan tetap lakukan operasi Yustisi, sebagai langkah memutus mata rantai Covid-19 di Kota ini, ” ungkap Koordinator Bidang Kerja Satgas Covid-19 Kota Ambon, Benny Sellano ketika dikonfirmasi Koran ini, Selasa (4/5).

Dia mengaku, Ambon masuk zona kuning lantaran tingkat kepatuhan masyarakat tentang protokol kesehatan semakin baik. Dan juga tingkat kematian dan terkonfirmasi Covid-19 di Ibukota Provinsi Maluku ini telah mengalami penurunan sesuai yang diharapkan.

“Kita bersyukurlah kepada Tuhan Allah Subhanahu Wata’ala, bahwa diakhir bulan suci Ramadhan ini, kita diberikan hadiah. Yaitu Ambon keluar dari zona orange dan masuk zona kuning. Dalam usaha kita (Satgas) dengan masyarakat kita bisa berada sekarang dalam zona kuning,” ujarnya.

Untuk itu, sambung dia, dengan kondisi kota bertajuk Manise ini, agar masyarakat lebih patuh dengan anjuran pemerintah. Sehingga Kota Ambon bisa masuk dalam zona hijau.
“Semua ini karena bantuan masyarakat juga. Makanya saya harap protokol kesehatan selalu dijaga. Dengan begitu kita bisa masuk zona hijau, ” pesannya.

Dia menambahkan, sesuai pantauan dalam operasi Yustisi di Jalan Pattimura, pada Selasa 4 Mei 2021 kemarin, hanya sedikit yang terjaring. Tidak seperti sebelumnya bisa puluhan warga yang beraktivitas di luar rumah tak mengindahkan protokol kesehatan.

“Operasi Yustisi kita kemarin, terlihat banyak warga yang beraktivitas sangat patuh dengan protokol kesehatan. Baik itu di modal transportasi maupun pejelan kaki. Sebelumnya warga yang terjaring sehari bisa diatas 40 sampai 50 warga. Ini tidak, mungkin hanya belasan saja,” pungkasnya. (IAN)

Comment