by

Pemprov Dukung A.M. Sangadji Pahlawan Nasional

AMBON-BKA, Abdul Muthalib Sangadji atau A.M Sangadji, merupakan salah satu dari pahlawan kemerdekaan Indonesia asal Maluku.

Tokoh yang dijuluki Jago Tua saat itu, merupakan tokoh sentral Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII), bersama H.O.S. Tjokroaminoto dan H. Agus Salim.

Baik .O.S. Tjokroaminoto maupun H. Agus Salim, telah menjadi pahlawan nasional, sejak lama. Tapi pahlawan Maluku kelahiran Rohomoni, Uly Hatuhaha, Maluku Tengah, 3 Juni 1889 lalu, belum juga diakui sebagai pahlawan nasional.

Untuk itu, Komisi IV DPRD Maluku menggelar rapat dengar pendapat bersama keluarga Abdul Muthalib (A.M) Sangadji, serta melibatkan Pemprov Maluku dan Pemerintah Negeri Rohomoni, Senin (9/8).

Plh Sekda Maluku, Sadli Ie, menyambut baik usulan A.M Sangadji mendapat gelar pahlawan nasional. Sehingga pihaknya mendukung penuh pengusulan tersebut.

Baca juga: Maluku Berpotensi Hujan dan Gelombang Tinggi

“Kami akan memberikan apresiasi terhadap perjuangan untuk mendukung A.M Sangadji menjadi pahlawan nasional,” katanya, usai menghadiri rapat dengar pendapat tersebut.

Menurutnya, penamaan sejumlah jalan di Maluku menggunakan nama A.M Sangadji, secara simbolik bisa menjadi bukti dukungan tersebut.

“Dengan fakta-fakta yang tadi disampaikan, kami akan memproses pengusulan menjadi pahlawan nasional, dengan dukungan dokumen yang ada,” ujarnya.

Kini naskah pengusulan dengan melibatkan seluruh pihak terkait, katanya, akan disiapkan sebelum diusulkan ke kementerian.

Selain itu, beberapa administrasi juga harus dirampungkan, agar A.M. Sangadji bisa ditetapkan sebagai pahlawan nasional Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Minimal ada tindakan nyata kita dari pertemuan hari ini, sebagai wujud kepedulian pemerintah dan dewan, bersama ahli waris (Keluarga) untuk mendorong A.M Sangadji menjadi pahlawan nasional,” katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Samson Atapary, mengatakan, sudah ada kesepakatan antara DPRD, pemerintah daerah dan pihak keluarga, terhadap pengusulan tersebut. Kesepakatan ini merupakan kesimpulan politik.

“Kita harus melakukan proses sesuai undang-undang, sehingga secara politik kita sudah tetapkan. Tetapi nanti oleh pemerintah pusat, kita minta ditetapkan secara hukum,” akunya.

Baca juga: Cegah Bencana, Damkar Tebang Puluhan Pohon

Lanjutnya, perwakilan keluarga A.M Sangadji, Kamil Mony juga berharap, A.M Sangadji bisa ditetapkan sebagai pahlawan Nasional.

“Saya kira dukungan politik yang paling penting. Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita dalam mengusung A.M Sangadji sebagai pahlawan nasional,” pungkasnya.(MG-2)

Comment