by

Pemuda Karpan Nekat Gantung Diri

Ambon, BKA- Peristiwa pembunuhan dengan cara menggantung diri di dalam kamar hampir sepekan ini sebanyak dua kasus.Sebelumnya, korban Julian Manuputty (18) mahasiswa UKIM Warga Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat,ditemukan tergantung di rumah milik neneknya Merry Picaulima, Selasa (2/3), kini terjadi kasus yang sama terhadap Mardino Foller Latuperissa pemuda Gang Singa RT 003 RW 01 Kelurahan Karpan, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Pria 23 tahun ini ditemukan menggantung dirinya di tiang pintu kamar rumahnya, dengan menggunakan tali nilon warna merah muda dan berbusana celana pendek bercorak abu abu dan putih. Kejadian ini terjadi Kamis (4/3), sekitar pukul 10.35 WIT.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia mengatakan, menurut penuturan saksi Moren Herlin Latuperisa (Ibu kandung korban). Awalnya, saksi dengan korban sering beradu mulut. Pasalnya, korban menjual barang barang milik orang tua korban tanpa sepengetahuan saksi selaku ibu kandung korban sehingga saksi memarahi korban.


“Selanjutnya, pada Rabu 3 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 Wit, saksi juga mengetahui kalau korban berkelahi dengan istrinya,” jelasnya.

Mantan Wakapolsek Nusaniwe Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease ini melanjutkan,sementara untuk saksi Ebeng Apono,dirinya melihat korban dalam kondisi tergantung dalam pintu kamar rumah. Saat itu, saksi hendak memperbaiki pintu kamar korban.

“Pada saat saksi mau perbaiki pintu kamar, saksi melihat kalau korban sudah dalam posisi gantung diri. Akhirnya saksi memanggil ibu kandungnya untuk datang memegang tubuh korban kemudian saksi memotong tali yang sedang melilit tubuh korban,” jelasnya.
Selanjutnya, saksi bersama ibu korban bergegas membawa korban ke RS Bhakti Rahayu untuk meminta penanganan medis, hanya saja, tidak lama kemudian nyawa korban sudah tidak tertolong.

Petugas Polsek Sirimau, lanjut Leatemia, saat menerima laporan langsung menuju rumah korban untuk melakukan olah TKP.Dan juga petugas mengarahkan pihak keluarga korban untuk membuat surat pernyataan tidak memproses lanjut peristiwa gantung diri serta membuat berita acara penolakan autopsi.
“Jadi peristiwa gantung diri ini, karena adanya tuntutan kebutuhan ekonomi,” pungkasnya.(SAD)

Comment