by

Pemuda Passo Diancam 2 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Febri Rikumahu aias Ebo (32), pemuda Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon diancam Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon dengan pidana penjara selama dua tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa tahanan.

Hal disampaikan JPU dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (22/1).
Di dalam amar tuntutan JPU, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Sesuai tuntutan JPU, terdakwa diancam selama dua tahun, dikurangi selama dalam masa tahanan,” ungkap kuasa hukum terdakwa Dominggus Huliselan kepada koran ini Jumat kemarin.

Dalam pertimbangan meringankan, terdakwa berlaku sopan dipersidangan, dan mengakui perbuatannya, sedangkan yang memberatkan, terdakwa tidakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika.

JPU dalam berkas dakwaannya menyebut, tidak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi, 14 Juli 2020,sekitar pukul 17.00 WIT, tempatnya di kos-kosan terdakwa di Desa Passo.
Awalnya petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan kalau terdakwa sedang mengusai narkotika.

Dari informasi tersebut, petugas kemudian menyusun strategi untuk menangkap yang bersangkutan. Dalam penangkapan di dalam kos terdakwa, petugas menemukan satu paket narkoba jenis ganja yang sedang dikuasai terdakwa.
Saat itu juga anggota langsung mengamankan barang bukti satu paket ganja bersama alat-alat untuk mengisap narkotika tersebut.(SAD)

Comment