by

Pemuda Urimessing Diganjar 7 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Ari Wibowo Udi (35) alias Ari, diganjar tujuh tahun penjara oleh pengadilan Negeri Ambon, Kamis (25/6).

Pada persidangan yang digelar secara teleconfrence tersebut, majelis hakim yang dipimpin Lucky R. Kalalo Cs itu menyatakan, kalau warga Gang Diponegoro Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini terbukti melanggar pasal112 ayat (2) UU RI.nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Menjatuhi hukuman penjara kepada terdakwa berupa pidana penjara selama tujuh tahun, denda Rp1 miliar, subsider tiga bulan kurungan,” jelas Ketua Majelis Hakim, Lucky R. Kalalo, dalam amar putusannya, disaksikan penasehat hukum terdakwa, D. Huliselan dan JPU, Ella Ubeluw.

Putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Ambon terhadap terdakwa Ari, jauh lebih riingan dibanding tuntutan JPU sebelumnya.

Dalam tuntutan JPU, terdakwa agar dipenjara selama 11 tahun, karena melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu- sabu.

Didalam amar tuntutan JPU, Secretchil E. Pentury, pria 35 tahun itu terbukti melanggar pasal112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dalam berkas tuntutan itu dijelaskan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa terjadi pada 14 November 2019, sekitar pukul 15.30 WIT.

Awalnya petugas Dit Resnarkoba Polda Maluku mendapat informasi dari informan, kalau sering terjadi transaksi narkoba yang dilakukan terdakwa di daerah Kebun Cengkeh.

Saksi M.Kurnadi H. Ombi, sekitar pukul 15.30 WIT, bersama rekan-rekan petugas ingin melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut, sekaligus menangkap terdakwa.

Sampai di TKP, tepatnya di SMP 14 jalan Raya Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, saksi melihat terdakwa sedang berdiri dengan gelagat mencurigakan.

Ketiga orang saksi tersebut kemudian menghampiri terdakwa. Mereka melihat terdakwa sedang memegang satu dos bungkus rokok Gudang Garam sembari membuangnya di bawah kaki terdakwa.

Saksi kemudian memperlihatkan surat perintah penangkapan dan meminta agar terdakwa mengambil dos rokok itu kembali. Pada saat diperiksa, ternyata itu adalah narkotika jenis sabu sebesar satu paket.

Ketika dilakukan interogasi lanjut, terdakwa mengakui kalau masih menyimpang narkotika di rumahnya, di Ahuru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Petugas kemudian menggiring terdakwa ke kediamannya dan melakukan penggeledahan di rumah terdakwa. Dan ternyata ditemukan ada sekitar 33 paket sabu-sabu yang disimpang terdakwa.

Setelah itu, petugas kemudian membekuk terdakwa bersama barang buktinya itu ke kantor Dit Resnarkoba Polda Maluku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.(SAD)

Comment